Aduh Bingung Nih Melihat Iklan “Dijual Rumah di Palembang”! Pilih Membeli Rumah Baru atau Rumah Bekas, Ya?

Dijual rumah di Palembang”, kurang lebih itulah frase yang akan Anda cari-cari di kolom iklan jika Anda memang tertarik untuk membeli rumah di kota Pempek ini. Sebenarnya bukanlah hal yang susah untuk bisa menemukan rumah yang sedang dijual di Kota Palembang karena banyaknya media yang mengiklankan hal tersebut. Sebagai contoh, list di bawah ini yang bisa menunjukkan daftar rumah yang sedang dijual di Kota Palembang

Namun, tetap saja hal tersebut tidak banyak membantu ketika Anda, sebagai orang yang sedang mencari rumah, masih bingung apakah akan membeli rumah yang baru atau yang bekas. Dan percaya atau tidak, Anda tidak sendirian. Hampir semua orang yang mencari rumah menghadapi dilema tersebut. Untuk mempermudah Anda menemukan mana alternatif yang terbaik, mungkin Anda bisa melihat beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika membeli rumah baru dan rumah bekas. Silakan nanti bisa Anda bandingkan sendiri mana yang lebih pas untuk Anda.

Membeli Rumah Baru

Orang-orang berasumsi bahwa membeli rumah baru seperti layaknya “membabat alas”. Banyak hal yang masih terasa samar-samar mengenai rumah baru tersebut. Tapi untuk urusan pemenuhan selera, rumah baru lebih fleksibel ketimbang rumah bekas. Biasanya, yang terjadi ketika seseorang membeli rumah baru adalah, orang tersebut membeli tanah kemudian membangun rumah di atasnya. Jadi desain rumah bisa ditentukan sendiri termasuk tata letak, jumlah kamar, warna cat, dan lain sebagainya.

Tapi bisa juga ada orang-orang yang mengiklankan “dijual rumah di Palembang” dengan embel-embel keterangan bahwa rumah tersebut masih baru. Artinya, tidak hanya berupa tanah saja tapi sudah ada bangunannya dan bangunan tersebut masih baru. Memang, jika dibandingkan dengan membangun sendiri, rumah baru semacam ini kurang fleksibel karena sudah terlanjur jadi. Tapi tetap saja, semua hal yang memiliki atribut “baru” umumnya dibuat berdasarkan trend terkini. Dan gaya rumah yang terkini seharusnya akan lebih gampang cocok dengan keinginan Anda.

Akan tetapi, ada sebuah kelemahan berhubungan dengan rumah baru ini dan biasanya terjadi pada rumah yang benar-benar baru sekali. Umumnya, lingkungan di sekitar rumah tersebut belum terlalu terbentuk. Ambil saja contoh Anda berniat membeli rumah baru di kompleks perumahan yang juga baru saja dibangun. Anda akan menemukan bahwa lingkungan di sana belum terlalu terbentuk. Dan bisa jadi tetangga Anda masih minim yang berujung pada lingkungan yang terkesan sepi. Sebagai akibatnya, resiko keamanan bisa jadi hal yang harus Anda waspadai.

Rumah Bekas

Kebalikan dari penjelasan mengenai rumah baru di atas. Rumah bekas hampir menutup kemungkinan Anda untuk mendapatkan kepuasan yang optimal ketika kita bicara tentang desainnya. Memang Anda bisa melakukan renovasi pada rumah bekas tersebut tapi yang namanya renovasi itu pasti ada batasannya. Sebagai contoh, Anda tidak cocok dengan tata letak ruangannya tapi tidak memungkinkan bagi Anda untuk memindahnya karena sudah tidak ada lahan lagi.

Tapi membeli rumah bekas merupakan alternatif yang paling pas bagi orang-orang yang memiliki keterbatasan dana. Biasanya rumah bekas akan dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang rumah baru jika ukurannya sama. Dan yang pasti, lingkungan di sekitar rumah bekas itu juga lebih terbentuk. Jangan heran jika ternyata sudah ada banyak sekali fasilitas umum yang bisa Anda temukan di sekitar rumah bekas tersebut seperti tempat ibadah, sekolah, dan toko kelontong.

Nah, karena Anda sudah mengetahui keuntungan dan kerugian memilih rumah bekas dan baru, ini waktunya bagi Anda untuk memikirkan mana yang sebaiknya Anda pilih. Yang manapun pilihan Anda, pastikan Anda mantap dengan pilihan tersebut sehingga Anda akan merasakan kepuasan yang lebih optimal dengan rumah yang Anda beli tersebut.