REKOMENDASI RUMAH DIJUAL DI PALEMBANG

Masih Bingung dan Takut Beli Rumah? Ini Dia Tips-Tips Mencari & Membeli Rumah di Palembang!

Percaya tidak, membeli rumah itu ternyata bukan perkara yang gampang lho! Dan “hukum” ini berlaku untuk semua orang dan terjadi di semua tempat termasuk di Palembang. Jangan dipikir, jika Anda punya uang yang cukup, Anda bisa langsung saja membeli rumah dijual di Palembang dan kemudian berharap transaksi jual-beli rumah akan terjadi dengan mudah dan cepat. Belum tentu seperti itu. Ketika sudah masuk tahap pembelian, ada banyak sekali hal yang bisa membuat Anda kebingungan karena ada banyak yang harus diperhatikan dan dilakukan. Inilah kenapa banyak orang yang cenderung memakan waktu yang cukup lama hanya untuk membeli sebuah unit rumah saja. Apalagi yang namanya membeli rumah, pasti akan melibatkan uang yang jumlahnya tidak sedikit.

Rumah Dijual Palembang

Bagaimanapun juga, membeli rumah merupakan bagian dari kebutuhan Anda. Tenang saja, di bawah ini kita akan membahas beberapa hal yang sebaiknya (atau malah bahkan seharusnya) diperhatikan dalam membeli rumah. Tujuannya tentu saja untuk memastikan Anda mendapatkan rumah yang terbaik yang akan memberikan kepuasan pada Anda. Yuk, langsung saja kita mulai.

1. Pilih Lokasi yang Dekat dengan Tempat Kerja atau Sekolah Anak

Usahakan untuk mencari rumah yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempat kerja atau sekolah anak Anda. Atau malah bahkan tidak terlalu jauh dari keduanya. Alasan utamanya adalah agar Anda tidak terlalu memakan waktu yang lama dalam perjalanan. Ingatlah bahwa nantinya jalanan itu akan semakin padat. Jika rumah Anda lokasinya terlalu jauh, bisa jadi waktu tempuh Anda dari rumah ke tempat kerja atau ke sekolah anak akan semakin lama dan lebih rentan membuat Anda stres. Sebagai ilustrasi, jika Anda bekerja di kantor yang lokasinya berada di pusat kota Palembang, usahakan agar Anda tidak membeli rumah yang lokasinya jauh di pinggiran. Semaksimal mungkin, usahakan agar jarak rumah ke kantor jangan sampai lebih dari 10 km. 

2. Pilih yang Lingkungannya Bagus dan Aman

Banyak orang yang berusaha membeli rumah ternyata hanya memperhatikan kondisi rumahnya saja. Padahal, lingkungan sekitar rumah juga harus diperhatikan. Coba saja Anda bayangkan ketika Anda melihat ada iklan orang yang jual rumah di Palembang dan kondisinya bagus. Kemudian Anda tertarik untuk membelinya dengan harapan rumah tersebut akan sesuai ekspektasi Anda. Kondisi rumahnya memang sesuai dengan keinginan Anda, tapi ternyata situasi lingkungannya tidak terlalu baik. Sebagai contoh, ternyata angka kriminalitas di lingkungan tersebut cukup tinggi. Tentu saja Anda akan selalu merasa was-was, bukan? Rumah yang seharusnya memberikan rasa aman, ternyata gagal dalam melakukannya. Inilah kenapa lingkungan juga harus Anda perhatikan. Terlebih lagi, anak-anak Anda akan lebih baik perkembangannya jika mereka tumbuh di lingkungan yang baik. 

3. Pilih yang Dekat dengan Fasilitas Umum

Mana yang lebih menarik, rumah yang murah tapi sangat jauh dari fasilitas umum atau rumah yang lebih mahal tapi dekat dengan rumah sakit, sekolah, stasiun, dan fasilitas umum yang lainnya? Tentu saja Anda cenderung lebih memilih yang dekat dengan fasilitas umum bukan? Tujuannya tentu saja agar hidup Anda akan lebih mudah nantinya. Jika lokasinya dekat dengan rumah sakit, Anda tidak terlalu khawatir jika ada anggota keluarga yang sakit. Apabila rumahnya dekat dengan pasar, Anda tidak perlu bingung bagaimana harus belanja. Kedekatan rumah anda dengan fasilitas umum akan membuat nilai investasi rumah anda meningkat lebih cepat. Sebagai contoh rumah-rumah yang berada dekat dengan stasiun LRT akan meningkat harganya 10-15% per tahun.

4. Sesuaikan dengan Anggaran

Apabila ketiga aspek yang sudah disebutkan di atas sudah Anda pastikan, barulah Anda sebaiknya mulai melihat anggaran Anda. Coba Anda lakukan perhitungan pada dana yang akan Anda gunakan untuk membeli rumah tersebut. Lalu, pikirkan juga tentang metode pembelian yang akan Anda lakukan. Apakah akan membeli rumah secara tunai atau Anda menggunakan metode KPR. Kedua metode tersebut akan memiliki total harga yang berbeda pada akhirnya. Dan sangat disarankan bagi Anda untuk tidak menunda-nunda pembelian rumah jika uang Anda sudah cukup karena harga rumah akan terus naik setiap tahunnya. Dikhawatirkan, jika Anda menunda-nunda, rumah yang Anda idam-idamkan tersebut harganya akan berada di luar anggaran Anda nantinya. Harga rumah akan selalu meningkat naik, karena lahan di bumi ini terbatas dan populasi manusia setiap tahun semakin banyak. Itulah mengapa harga rumah selalu naik, supply lahan rumah tetap dan demand akan rumah selalu meningkat setiap tahun.

5. Survey, Survey, dan Survey!

Melakukan survey rumah bisa dibilang merupakan tahapan yang amat vital bagi Anda yang mencari rumah dijual di Palembang. Survey akan memberikan Anda gambaran yang jelas tentang rumah yang ingin Anda beli tersebut. Dan usahakan agar jangan langsung merasa jatuh hati hanya setelah melihat satu rumah saja. Usahakan untuk menemukan paling tidak 3 alternatif rumah yang bisa memenuhi semua aspek yang sudah disebutkan di atas. Ketika survey, cobalah untuk fokus pada bayangan rumah idaman Anda. Sebagai contoh, berapa kamar yang Anda inginkan. Atau Anda ingin rumah yang menghadap ke arah mana. Selain itu, survey juga mengenai status rumah apakah rumah baru atau bekas. Apakah rumahnya sudah siap huni atau Anda masih harus menunggu pembangunan? Dan apakah memungkinkan untuk melakukan negosiasi dengan orang yang jual rumah di Palembang tersebut? 

6. Cek Rumah Secara Mendetail atau Due-Dilligence

 

Untuk memastikan agar Anda benar-benar puas dengan kondisi rumah yang akan Anda beli, melakukan pengecekan secarai mendetail merupakan hal yang wajib hukumnya. Lalu apa saja yang sebaiknya Anda cek? Yang pertama tentu saja urusan fondasi rumah. Kualitas keseluruhan rumah berhubungan dengan kualitas fondasinya. Lalu, tengok masalah legalitas dari rumah tersebut. Bagaimana surat-suratnya? Apakah sudah lengkap? Bagaimana statusnya, apakah SHM atau HGB? Bila Anda menemukan ada beberapa hal yang kurang dari kondisi rumah, tapi Anda tertarik dengan rumah tersebut, coba buat perhitungan perkiraan biaya renovasi dan bandingkan dengan harga jual rumah tersebut. Jangan lupakan juga tentang masalah perpajakan. Apakah pajak PBB-nya sudah dibayarkan atau belum. Cek juga kemungkinan biaya yang berhubungan dengan tagihan utilitas seperti air, listrik, uang keamanan, uang kebersihan dan lain sebagainya. 

7. Negosiasi Dengan Pemilik Rumah

Setelah menentukan kriteria rumah impian, melakukan survey rumah dan pengecekan detail rumah, maka tibalah saatnya untuk melakukan negosiasi dengan dengan pemilik rumah. Proses negosiasi biasanya memakan waktu cukup panjang, namun Anda harus dapat menilai harga rumah agar tidak membeli rumah kemahalan. Penting untuk tidak melibatkan emosi saat membeli rumah, karena dapat menyebabkan rumah yang anda beli kemahalan. Jika tidak ingin repot melakukan negosiasi, maka keputusan terbaik untuk anda adalah membeli rumah secara langsung dari developer. Karena harga rumah sudah ditetapkan, tinggal Anda menunggu waktu yang tepat agar bisa mendapatkan diskon-diskon tertentu, yang bisa membuat rumah yang anda beli lebih murah.

8. Ingin Menggunakan KPR? Siapkan Persyaratannya

Khusus bagi Anda yang tertarik membeli rumah dengan metode KPR, pastikan Anda bisa memenuhi persyaratannya. Metode ini umumnya dipilih oleh orang yang belum memiliki uang yang cukup untuk membeli rumah secara tunai dan biasanya diperuntukkan untuk membeli unit perumahan di Palembang, walaupun tidak menutup kemungkinan rumah yang bukan perumahan juga bisa dijual dengan cara KPR.

Tentu saja Anda harus memastikan akan menggunakan jasa bank mana untuk KPR tersebut karena beda bank bisa berbeda persyaratannya. Kemudian, tanyakan kepada pihak bank tentang detail persyaratannya termasuk jumlah DP yang sebaiknya Anda persiapkan. Dan yang tidak kalah pentingnya juga, cobalah untuk melihat dan membuat perhitungan berhubungan dengan cicilan yang harus Anda bayarkan setiap bulannya. 

Berikut adalah persyaratan pengajuan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah):

  • WNI (Warga negara Indonesia)
  • Status PNS / karyawan swasta / pengusaha / profesional
  • Lama bekerja /usaha minimal 2 tahun
  • Bersedia membayarkan biaya Appraisal dimuka. Apabila pengajuan ditolak maka biaya Appraisalnya tidak dapat dikembalikan
  • Jangka waktu 1-20 tahun
  • Usia maksimal kredit 55 tahun karyawan dan 60 tahun pengusaha /profesional
  • Angsuran maksimal 1/3 dari penghasilan karyawan /joint income
  • Bersedia menandatangani perjanjian kredit dan APHT
  • Bersedia pembayaran rekening secara auto debet
  • Properti memiliki Sertifikat atas nama SHM /SHGB /Strata Title

Bagaimana tahapan Pengurusan KPR ? Apa saja dokumen yang harus disiapkan penjual & pembeli ? 

Data pembeli:

Data pribadi yang di perlukan adalah: KTP, KK, Foto, NPWP, Buku Nikah, copy rekening 3 bulan terakhir.

Namun untuk data penghasilan dokumen berdasarkan profesi yang diminta akan berbeda beda.

  • PNS: SK pengangkatan + slip gaji
  • Karyawan: Surat keterangan kerja + slip gaji
  • Profesional: Copy izin praktek
  • Pengusaha: Copy akta pendirian perusahaan + Laporan keuangan perusahaan

Data penjual: 

Penjual menyiapkan : Copy SHM, IMB, PBB + Ketika di notaris untuk penandatanganan, Anda perlu mengajak istri/suami, membawa KTP + KK + Buku Nikah + semua bukti pembayaran rekening terakhir + kunci kunci properti.

Properti apa saja yang bisa di KPR ? 

Properti yang memiliki dokumen lengkap : Sertifikat, IMB, PBB dan  bebas masalah

 

9. Siapkan Dana-dana Tambahan dan Tak Terduga

Salah besar jika Anda berpikir Anda hanya harus menyiapkan dana senilai harga jual rumah di Palembang. Sebagai contoh, Anda melihat iklan perumahan di Palembang dan harga per unitnya adalah Rp 400 juta. Kebetulan Anda memiliki uang pas Rp 400 juta dan Anda tertarik untuk membelinya. Nah, siap-siaplah untuk kaget karena ternyata total biaya yang harus Anda keluarkan lebih dari 400 juta. Kenapa demikian? Yang namanya membeli rumah itu ada banyak prosesnya dan hampir semuanya membutuhkan biaya ekstra. Sebagai contoh, Anda harus membayar biaya notaris dan ada kewajiban membayar pajak BPHTB juga. Dan jika Anda membeli secara KPR, Anda juga akan dikenakan biaya administrasi dari bank dan berbagai biaya yang lainnya. Inilah kenapa, sebaiknya Anda menyiapkan dana-dana tambahan untuk berbagai keperluan tersebut.

10. Masih Bingung dan Takut? Ini Dia Tips Pamungkasnya!

Jika tips-tips di atas masih belum cukup untuk mempermudah Anda dalam membeli rumah, jurus pamungkas yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan menggunakan bantuan dari agen properti. Ada berbagai alasan mengapa mencari rumah dijual dengan menggunakan bantuan agen properti sangat menguntungkan. Yang pertama, menggunakan agen properti akan memberikan banyak pilihan rumah bagi Anda termasuk yang berupa perumahan di Palembang maupun yang bukan berbentuk perumahan. Kemudian, Anda juga tidak akan dikenakan biaya tambahan karena pihak agen properti biasanya hanya akan membebankan biaya pada pihak pemilik/penjual rumah saja, bukannya kepada pembeli. Jika Anda ingin menggunakan metode KPR, agen properti juga bisa membantu Anda dalam pengurusannya.

agen-properti-palembang

Seharusnya, di titik ini Anda sudah bisa menghilangkan rasa takut dan bingung dalam membeli rumah dijual di Palembang. Dan seharusnya juga, tips-tips di atas bisa menghindarkan Anda dari rasa kecewa karena salah beli rumah. Silakan coba aplikasikan tips-tips di atas dan semoga berhasil!