REKOMENDASI PERUMAHAN DI PALEMBANG

PILIHAN PERUMAHAN BARU DI PALEMBANG

RUMAH SIAP HUNI DI CITRA GRAND CITY PALEMBANG

RUMAH SIAP HUNI DI PERUMAHAN BUKIT SEJAHTERA

RUMAH SIAP HUNI DI BERBAGAI PERUMAHAN DI JAKABARING & TEGAL BINANGUN

RUMAH SIAP HUNI DI BERBAGAI PERUMAHAN DI KENTEN & SAKO

RUMAH SIAP HUNI DI BERBAGAI PERUMAHAN DI ALANG-ALANG LEBAR, TALANG KELAPA & MASKAREBET

Masih Bingung dan Takut Beli Rumah? Ini 10 Tips Ciamik Mengatasi Bingung Saat Memilih Perumahan di Palembang

Wajar jika Anda pusing tujuh keliling saat Anda berusaha mencari perumahan di Palembang yang cocok dengan keinginan. Di Palembang sebenarnya ada banyak sekali perumahan baik itu yang lama maupun yang baru. Dan jumlah kompleks perumahan di wilayah Palembang semakin bertambah setiap harinya. Tapi bukan berarti Anda bisa serta merta asal memilih satu dari perumahan-perumahan tersebut. Cobalah untuk menjadi pembeli yang bijak dan cerdas karena membeli perumahan melibatkan uang yang tidak sedikit. Untuk membantu Anda dalam memilih perumahan di Palembang yang pas, cobalah Anda melihat tips-tips di bawah ini. 

1. Rumahnya Ready Stock atau Harus Tunggu Bangun?

Yang namanya perumahan, jelas, barang dagangannya pasti rumah dong. Dan kalau berbicara tentang perumahan yang masih baru, kemungkinan besar Anda masih bisa menemukan rumah yang siap huni dalam keadaan “ready stock”. Tapi jangan salah lho ya, tidak semua perumahan baru di Palembang ternyata seperti itu. Banyak perumahan yang baru membangun rumahnya setelah ada pembelinya. Jadi kalau Anda datang ke lokasi perumahan baru di Palembang itu, ya, yang Anda temukan masih berupa tanah yang belum tergarap. Biasanya setelah ada yang membeli, rumah akan dibangun dalam waktu 6 bulan hingga 18 bulan.

Kalau Anda tidak keberatan untuk menunggu, biasanya developer perumahan baru di Palembang akan memberikan harga yang lebih murah. Menarik kan? Namun, Anda juga harus tetap waspada dan pastikan agar Anda memilih developer perumahan yang berkualitas baik. Salah-salah, nanti setelah rumahnya selesai dibangun, ternyata Anda menemukan beberapa kekurangan/kerusakan. Sebagai satu tips yang berguna, usahakan untuk memilih developer atau pengembang yang bersedia memberikan garansi perbaikan minimal dalam kurun 1 tahun setelah rumah selesai dibangun. Pilihan lain-nya adalah membeli rumah second atau rumah siap huni pada perumahan yang anda inginkan.

2. Siapkan Dana Ekstra Sebelum Membeli Rumah

Siapa bilang Anda hanya harus membayar harga yang tertera di brosur ketika akan membeli rumah. Ada beberapa biaya ekstra yang harus Anda bayarkan juga. Ternyata masih banyak orang yang tidak tahu tentang hal ini. Sebagai contoh, Anda akan dibebankan PPN yang besarnya sekitar 10% dari harga rumah yang ditawarkan. Tapi tidak jarang juga pihak pengembang sudah memasukkan biaya pajak tersebut di dalam harga rumah. Kemudian, ada lagi biaya untuk membayar notaris. Notaris ini yang nantinya akan bertanggung jawab untuk akad jual beli rumah. Kalau urusan menikah, notaris ini seperti penghulunya yang akan menentukan apakah proses jual belinya sah atau tidak. Lalu, jika Anda membeli rumah dengan metode KPR, siapkan dana tambahan seperti biaya appraisal, biaya administrasi, dan juga asuransi. Jadi kalau Anda melihat ada rumah ditawarkan dengan harga Rp 400 juta, jangan hanya sediakan Rp 400 juta pas. Usahakan untuk menyediakan dana sekitar Rp 450 juta untuk meng-cover biaya-biaya ekstra yang sudah dijelaskan di atas. 

3. Membeli Rumah di Kawasan Elit? Siapkan Diri untuk Membayar Iuran Pemeliharaan Lingkungan

Kalau Anda mampu beli rumah di kawasan elit, jangan kaget kalau ternyata ada biaya bulanan yang besarnya cukup tinggi yang harus Anda bayarkan. Biaya ini biasa disebut sebagai iuran pemeliharaan lingkungan yang mencakup biaya sampah, biaya keamanan (untuk membayar security / satpam), dan biaya-biaya yang lain yang berhubungan dengan usaha untuk membuat lingkungan sekitar rumah Anda patut dikatakan sebagai lingkungan yang “elit”. Kalau Anda ingin tahu besar biaya tersebut secara konkret, coba saja Anda mampir ke Perumahan Citra Grand City Palembang dan tanya-tanyalah sama pemilik rumah di sana. Kisaran iuran pembiayaan lingkungannya bisa sebesar Rp 300 ribu sampai Rp 700 ribu. Sudah siapkah Anda dengan biaya itu? Pasti siap dong ya? Kan Anda mampu beli rumah di kawasan elit.

4. Teliti Sertifikat Tanahnya

Telitilah jenis sertifikat tanah yang Anda terima saat membeli rumah. Apakah sertifikatnya berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau sudah Sertifikat Hak Milik (SHM). Kalau Anda membeli perumahan Palembang, biasanya Anda akan menerima HGB saja. Alasannya adalah karena menurut hukum, pihak developer selaku pengembang perumahan yang Anda beli, tidak boleh menguasai suatu lahan lebih dari 8 kavling tanah. Untuk urusan kekuatan hukumnya, sebenarnya HGB dan SHM itu sama-sama kuat. Tapi HGB harus diperbaruhi setiap 20 tahun sekali. Pertanyaan selanjutnya adalah apakah mungkin meningkatkan status tanah dari HGB menjadi SHM? Jawabannya, sangatlah mungkin! Caranya adalah dengan meminta bantuan dari notaris. Dan untuk biaya pengurusannya biasanya berkisar antara Rp 5 – 7,5 juta.

5. Perhatikan Instalasi Fasilitas Umumnya

Jangan lupakan tentang instalasi listrik dan juga air di perumahan Palembang yang Anda beli. Coba lihat apakah airnya mengalir selama 24 jam atau hanya pada jam-jam tertentu saja? Lalu, tanyakan juga pada pihak pengembang mengenai siapa yang menyediakan air tersebut. Apakah disediakan oleh PDAM yang notabene adalah BUMD atau dikelola oleh ATS yang notabene adalah swasta. Alasannya adalah karena air yang disediakan oleh pihak swasta umumnya akan lebih mahal dan kualitasnya hampir sama saja untuk urusan kualitas air dan juga ketersediaannya.

Lalu, cek juga tentang jalan di kompleks perumahan Anda. Jenis jalan seperti apa yang dibangun oleh developer? Apakah menggunakan beton, semen, aspal, paving block, atau malah masih berupa tanah? Kalau ternyata jalannya masih berupa tanah atau semen, lebih baik Anda mencari perumahan yang lain untuk dibeli. Percayalah, kedua jenis jalan itu akan cepat rusak yang akan mengurangi kenyamanan Anda tinggal di kompleks perumahan tersebut. Usahakan juga untuk memilih perumahan yang dikelola oleh developer yang mau mengelola jalan perumahan. Jangan sampai nantinya Anda harus keluar uang banyak hanya untuk membayar pengelolaan jalan perumahan akibat developer abal-abal yang tidak mau bertanggung jawab.

Lebih jauh lagi tentang jalan perumahan, cek lebar jalan perumahan tersebut. Kalau ternyata jalannya tidak terlalu lebar dan hanya bisa dilalui satu mobil saja, cobalah untuk berpikir ulang untuk membeli perumahan tersebut. Lebar jalan yang sempit akan mempengaruhi nilai rumah Anda yang nantinya akan mempersulit Anda apabila Anda berniat untuk menjualnya. Kesulitan lainnya adalah apabila anda ingin menjual kembali rumah anda dengan jalan akses hanya bisa dilalui satu mobil, maka kemungkinan besar bank tidak akan memberikan pendanaan KPR kepada calon pembeli. 

 

Satu hal lagi yang harus Anda cek tentang instalasi fasilitas umum dari perumahan Palembang yang akan Anda beli: saluran pembuangan atau drainase. Usahakan untuk teliti mengenai hal ini. Tanyakan secara mendetail pada pihak developer tentang sistem pembungan area komplek. Apakah salurannya baik dan di mana saluran itu berujung? Apakah ada kolam retensi? Apakah ada potensi banjir? Teliti mengenai hal-hal di atas akan membuat Anda bisa terhindar dari rasa kecewa yang ternyata sudah banyak dialami oleh orang-orang yang membeli rumah di Palembang. 

6. Ingin Merenovasi Desain Perumahan? Coba Pikir-pikir Lagi

 

Ini juga perlu Anda perhatikan. Anda harus tahu kemungkinan Anda untuk mendesain rumah Anda, apalagi bagian depannya / fasad, menurut selera Anda tidak sesuai. Anda biasanya tidak diperkenankan untuk melakukan hal tersebut oleh pihak developer. Alasannya sangatlah simpel dan kadang terdengar tidak masuk akal bagi pembeli. Developer mengatakan bahwa tampilan cluster harus tetap rapi. Kalau Anda merenovasi desainnya, otomatis penampilan cluster jadi tidak sama, bukan? Kalau Anda kekeuh ingin punya rumah dengan desain menurut selera, mungkin membeli perumahan bukan alternatif yang cocok untuk Anda. 

7. Seberapa Lengkap Fasilitasnya

 

Fasilitas perumahan memang menjadi nilai tambah yang sebaiknya Anda perhatikan juga. Seberapa lengkap fasilitas yang disediakan oleh developer? Sebagai contoh, apakah ada kolam renangnya? Atau apakah ada taman bermain untuk anak-anak? Dan apakah ada kolam retensi? Khusus untuk kolam retensi ini sebenarnya cukup penting mengingat tanah di daerah Palembang biasanya berasal dari tanah rawa atau dari timbunan. Memastikan fasilitas kolam retensi ini akan mengurangi potensi banjir nantinya. Semakin lengkap fasilitas yang diberikan oleh developer, maka semakin nyaman pula anda tinggal di lingkungan tersebut.

8. Bagaimana Metode Pembayarannya?

Nah ini dia yang penting. Tanyakan secara jelas dan sedetail mungkin tentang metode pembayarannya. Dan hal ini berlaku baik jika Anda membeli secara KPR atau secara cash. Kalau dengan metode KPR, berapa DP yang harus Anda bayarkan? Atau Anda bisa mulai terlebih dahulu dengan bertanya apakah bisa dibayar dengan sistem KPR? Lalu, bagaimana cicilannya? Apakah bisa dilakukan secara bertahap? Kalau memang bisa secara bertahap, berapa lama waktu yang diberikan pada Anda untuk melunasi cicilannya? Dapatkan jawaban dengan sejelas mungkin agar Anda tidak kaget nantinya. 

9. Apakah Perumahannya Aman?

Salah satu faktor Anda membeli rumah adalah ingin mencari tempat tinggal yang tidak hanya nyaman tapi juga aman, bukan? Inilah kenapa faktor keaman harus menjadi fokus Anda juga. Coba lihat apakah perumahan Anda berupa cluster yang cuma ada satu akses untuk masuk dan keluar saja? Apakah ada petugas keamanan yang bekerja menjaga kompleks perumahan? Kalau tidak menggunakan sistem cluster, bagaimana keamanan di lingkungan sekitar rumah? Apakah tingkat kriminalitas tinggi? Apakah sering kemalingan? Cobalah mencari tahu dari warga sekitar. Kalau Anda memang menemukan angka kriminalitasnya cukup tinggi karena sudah ada beberapa rumah yang kemalingan di daerah tersebut, lebih baik Anda lupakan jauh-jauh untuk membeli perumahan tersebut tidak peduli seberapa murah harganya. 

10. Jurus Pamungkas Kalau Anda Masih Tetap Bingung!

Jika tips-tips di atas masih belum cukup untuk mempermudah Anda dalam membeli rumah, jurus pamungkas yang sebaiknya Anda lakukan adalah dengan menggunakan bantuan dari agen properti. Ada berbagai alasan mengapa mencari rumah dijual dengan menggunakan bantuan agen properti sangat menguntungkan. Yang pertama, menggunakan agen properti akan memberikan banyak pilihan rumah bagi Anda termasuk yang berupa perumahan di Palembang maupun yang bukan berbentuk perumahan. Kemudian, Anda juga tidak akan dikenakan biaya tambahan karena pihak agen properti biasanya hanya akan membebankan biaya pada pihak pemilik/penjual rumah saja, bukannya kepada pembeli. Jika Anda ingin menggunakan metode KPR, agen properti juga bisa membantu Anda dalam pengurusannya.

agen-properti-palembang