REKOMENDASI RUMAH DISEWAKAN DI PALEMBANG

Dapatkan rumah hunian sewa anda. Hunian mewah, berkelas dan nyaman. Sekarang bisa anda cari di Properti Palembang.

 
 

Masih Bingung Cari Rumah Sewa Di Palembang? Ini Dia Tips-Tips Mencari & Membeli Rumah di Palembang!

Team properti-palembang.com membahas tentang bagaimana menyewa rumah di Palembang secara selengkap mungkin dan kami akan mencoba menjawab beberapa permasalahan atau kebimbangan yang muncul berhubungan dengan proses sewa-menyewa rumah.

Bagi Anda yang sudah mulai bekerja apalagi sudah mulai berkeluarga, tentu saja kebutuhan primer yang satu ini tergolong sangat penting. Dengan penghasilan terbatas, otak berputar sedemikian rupa untuk merencakan pembelian hunian sederhana.

Tidak disangka-sangka, waktu akan berjalan sangat cepat dan tanpa terasa Anda belum berhasil memiliki hunian. Oleh karenanya, sebagian orang mengatasi hal ini dengan cara sewa rumah.

Dengan semakin sulitnya kondisi perekonomian di Indonesia, kini mayoritas masyarakat mengandalkan sewa rumah untuk memiliki tempat tinggal, terutama bagi generasi milenial yang nilai pendapatannya cenderung lebih kecil daripada masa lalu. Berikut beberapa alasan yang mendasari lebih baik sewa rumah.

  • Budget Beli vs Sewa Rumah

Alasan yang paling umum ketika orang memilih untuk sewa rumah dibanding membeli tentunya karena kendala budget. Dengan UMR saat ini, hampir mustahil untuk bisa memiliki rumah di tengah kota yang layak huni. Banyak yang pasti mengatakan kalau sewa akan menjadi keputusan yang salah karena Anda tidak memiliki aset tersebut.

Namun sebagian percaya bahwa menyewa bisa menjadi alternatif sementara sambil menabung sampai bisa membeli rumah.Ini jauh lebih baik daripada memaksakan diri untuk kredit rumah di luar kemampuan finansial Anda.

Beli rumah akan keluar ratusan juta bahkan miliaran untuk membayar uang muka serta cicilan hingga lunas. Selain itu, jika menggunakan KPR, dibebankan biaya cicilan selama periode tertentu. Biaya pajak bumi dan bangunan (PBB) yang dibebankan pemilik, pemeliharaan tahunan serta perbaikan rumah harus Anda alokasikan sendiri.

Bedanya dengan sewa, cukup Anda menyisihkan dana untuk membayar biaya sewa rumah atau apartemen, baik tiap bulan atau tiap tahun. Selain itu, Anda akan terbebas dari pajak properti atau mengeluarkan uang untuk renovasi maupun memelihara rumah karena semua itu menjadi kewajiban pemilik properti.

  • Stabilitas Beli vs Sewa

Jika bicara mengenai stabilitas, Anda bisa saja membandingkannya. Jika beli, Anda bisa merasa lebih aman karena memiliki hunian yang tetap untuk diri sendiri dan keluarga. Bedanya jika Anda sewa rumah maka kekhawatiran tidak memiliki tempat tinggal tetap akan selalu menghantui. Bisa saja suatu saat pemilik properti akan memutuskan tidak menyewakan propertinya lagi. Lalu, Anda akan pusing memikirkan untuk tinggal di mana lagi.

  • Investasi Beli vs Sewa

Jika Anda membeli rumah, maka properti tersebut bisa menjadi investasi jangka panjang dan cukup menguntungkan karena harga properti akan semakin naik tiap tahunnya. Bedanya jika sewa maka Anda tidak akan mendapat keuntungan investasi karena tidak seutuhnya memiliki properti yang sedang dihuni tersebut.

  • Fleksibilitas Beli vs Sewa

Jika Anda beli rumah maka bebas menemukan dekorasi maupun saat merenovasi dengan menambahkan beberapa item yang diinginkan seperti kabinet dapur atau rak buku built-in dan lainnya. Sedangkan jika sewa rumah, otomatis Anda tidak akan bisa leluasa merenovasi maupun mengubah tata letak properti dan mobilitas tinggi ketika ingin berpindah ke luar kota. Hal ini harus menjadi pertimbangan sebelum memutuskan membeli atau menyewa rumah.

Menyewa rumah yang sesuai dengan keinginan dan bisa membuat Anda serta keluarga nyaman di dalamnua memang susah susah gampang. Oleh karenanya, memilih properti sewa tidak semudah mengedipkan mata pada pasangan. Sehingga Anda harus ekstra bekerja keras dalam memperhatikan semua aspek sebelum memutuskan untuk sewa rumah di Palembang.

Semua hal harus dipertimbangkan sebelum properti tersebut Anda bayar biaya sewanya. Anda harus memiliki panduan khusus untuk menentukan langkah apa saja yang dilakukan. Berikut beberapa langkah penting agar Anda bisa menemukan hunian yang nyaman dan sesuai dengan keinginan.

  • Perhatikan Anggaran

Meskipun Anda sangat ingin memiliki rumah yang nyaman dan juga strategis, tapi Anda juga harus sadar dengan dana yang dimiliki. Jangan egois kemudian membuat Anda justru memilih jalan yang tidak benar, misal hutang kepada rentenir. Sebaiknya Anda menyesuaikan harga sewa unit dengan kemampuan membayar. Jangan mengorbankan kebutuhan penting lainnya demi hinian idaman Anda.

Selain itu, Anda juga harus mengitung untung-rugi saat menyewa properti dengan mengajukan KPR untuk membeli unit rumah yang Anda inginkan. Pemilihan KPR ini bisa diambil jika cicilan per bulan tidak jauh beda dengan biaya sewa. Kalau Anda mengambil KPR tentu lebih menguntungkan karena Anda bisa memiliki rumah tersebut selamanya.

  • Cari Hunian

Niatan untuk memiliki hunian nyaman tentu saja harus segera direalisasikan. Anda bisa dengan memulai mencari rumah sewa yang Anda kehendaki setelah menghitung anggaran. Sebaiknya mencari hunian sewa yang memiliki kisaran harga sesuai dengan budget. Beberapa aspek yang harus Anda pikirkan juga yakni lokasi properti tersebut. Hunian yang dekat dengan tempat kerja Anda akan lebih enak dibanding jauh. Selain itu, mudah untuk akses kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Kedua, perhatikan masalah harga dan anggaran yang tersedia. Anda juga harus tahu fasilitas yang disediakan oleh pemilik properti itu apa saja. Sehingga ketika menempati unit Anda sudah tahu dan tidak perlu repot komplain jika ada satu fasilitas tidak terpenuhi.

  • Lakukan Survei Tempat

Sebaiknya jangan hanya mengandalkan iklan-iklan di media massa tentang kelebihan hunian yang akan Anda sewa. Bisa saja iklan tersebut menipu. Sehingga buktikan saja langsung kenyamanan unit dengan melakukan survei ke lokasi. Anda juga bisa melihat fasilitas apa saja yang ada dan bisa Anda nikmati jika menyewa tempat tersebut.

Saat melakukan survei, perhatikan juga kerusakan yang ada sehingga sebelum menempati tempat tersebut Anda tidak sebagai penanggung jawab atas kerusakan. Misalnya masalah keran bocor hingga genting rusak harus Anda komplain pada pemilik.

  • Miliki Pilihan Alternatif

Sekali lagi, jangan percaya iklan maupun foto. Penampakan di dalam foto bisa saja berbeda dengan aslinya. Tidak semua yang Anda rencanakan akan berjalan baik. Sehingga jika akan menyewa rumah pikirkan juga plan B, plan C dan seterusnya jika kemungkinan terjadi ketidaksamaan terhadap rumah sewaan tersebut.

Anda juga tidak perlu bingung mencari hunian jika sudah memiliki alternatif yang cukup banyak. Alternatif inilah yang bisa membuat Anda membandingkan keungguan dan kelemahan dari tiap hunian sebelum Anda memutuskan akan menyewa.

  • Negosiasikan Harga Rumah Sewa

Biasanya harga rumah yang disewa bukanlah harga pas. Anda masih bisa melakukan negosiasi dengan pemilik. Sesuaikan dengan budget yang Anda miliki sehingga Anda bisa berhemat. Sebaiknya Anda mulai mencari referensi harga sewa hunian di sekitarnya agar proses negosiasi lebih lancar. Mengetahui harga sewa di kawasan hunian tersebut juga membuat Anda tidak akan tertipu dengan pemilik properti yang menawarkan harga sewa terlalu tinggi.

  • Tanda Tangani Kontrak Rumah Sewa

Pastikan Anda dan pihak pemilik memiliki surat kontrak sebagai bukti kesepakatan antar kedua pihak. Tidak adanya kontrak sewa bisa menimbulkan masalah di kemudian hari karena bisa saja pemilik berlaku semena-mena terhadap Anda. Kelebihan bagi Anda yakni mendapatkan unit yang sesuai.

Perhatikan kewajiban dan hak apa saja yang Anda miliki. Pastikan pula kewajiban dan hak yang dipunyai pemilik properti. Anda baru bisa menandatangani kontrak tersebut jika semua masalah sudah jelas dan sesuai kesepakatan.

Budget yang Anda miliki tentu saja bukan sepenuhnya untuk menyewa properti. Anda harus menyisihkan sebagian budget untuk memenuhi kebutuhan lainnya seperti biaya makan, biaya pendidikan, maupun persiapan dana darurat. Anggaran tersebut yang digunakan untuk properti tidak lebih dari 30 persen dari keseluruhan pendapatan.

Hitungan tersebut mencakup semua kebutuhan dalam penyewaan properti. Banyak orang yang hanya menghitung harga sewa yang harus dibayar pada pemilik properti tanpa memikirkan unsur lainnya yang bisa digunakan setelah menempati rumah. Hal ini membuat Anda merasa harus mencari dana lain setelah membayar sewa karena Anda memang tidak punya dana simpanan. Bahkan tidak memasukkannya ke dalam hitungan.

Sebaiknya, pastikan dulu dengan jelas semua kebutuhan yang mungkin perlu dibayar. Sehingga Anda bisa mendata pengeluaran dan total biaya yang harus dialokasikan selama menempati hunian tersebut. Berikut beberapa hal yang tidak boleh lupa dalam membuat anggaran sewa properti.

  1. Uang Sewa

Uang pertama yang harus ada dan tidak boleh lupa yaitu biaya sewa. Anda harus menyisikan pendapatan  untuk melunasi uang sewa ke pemilik properti tepat waktu. Hal ini sudah menjadi kewajiban yang memang harus Anda patuhi sebagai penyewa.

Jika Anda membayar uang sewa rumah secara tahunan, maka Anda tidak boleh terlena dengan waktu pembayaran yang masih jauh. Anda harus sudah memiliki dana tersebut setiap bulan untuk disimpan dan kemudian dibayarkan saat jatuh temponya. Selain melatih kedisiplinan, Anda juga bisa lebih bisa manajemen anggaran/gaji.

  1. Perawatan Hunian

Rumah yang bersh tentu akan membuat penghuninya betah. Membuat rumah terlihat rapi dan bersih tentunya membutuhkan biaya. Apalagi bagi Anda yang sibuk dan tidak bisa membersihkan rumah sendiri, maka butuh asisten rumah tangga untuk merawat rumah. Mereka pun butuh dibayar setiap bulan. Sehingga Anda juga harus menyiapkan uang untuk gaji asisten rumah tangga. Jika Anda melakukan perwatan sendiri, tentu butuh biaya untuk perlengkapan kebersihan.

  1. Transportasi

Sangat penting memiliki hunianyang tidak terlalu jauh dari tempat kerja, pasar, terminal, dan bangunan umum lainnya. Jika hunian yang Anda sewa lokasinya cukup jauh, maka Anda harus memiliki uang untuk transportasi ke tempat kerja maupun lainnya.

Jika Anda mengendarai motor, maka Anda harus menghitung jumlah bensin yang dibutuhkan. Jika naik transportasi umum, maka cari tahu tarif yang dikenakan untuk pergi ke tempat yang akan Anda tuju. Hitungannya bisa dihitung pengeluaran transportasi per minggu atau per bulan.

  1. Tagihan

Selama menempati rumah sewa, Anda tidak bisa lepas dengan air, listrik, maupun jaringan telekomunikasi dan internet. Semua tagihan ini memang tidak sedikit sehingga juga perlu dimasukkan ke dalam total pengeluaran Anda. Caranya bisa dengan memperkirakan total tagihan listrik dari tagihan terakhir yang sudah pernah dibayar.

Jika harus berhemat, Anda bisa mematikan lampu pada siang dan saat tidur. Selain itu, Anda bisa mematikan lampu yang tidak digunakan. Jangan menggunakan jaringan televisi prabayar untuk menekan pengeluaran bulanan.

  1. Biaya Sosial

Anda tidak hidup seorang diri, tapi Anda hidup di tengah masyarakat yang ada dalam lingkungan tersebut. Anda juga termasuk warga RT dan RW setempat yang masuk ke dalam komunitas penghuni suatu tempat. Dalam sebuah komunitas ada biaya sosial yang harus Anda bayar.

Misalnya saja, Anda harus membayar biaya kebersihan dan uang keamanan. Biaya-biaya ini pun harus Anda masukkan ke dalam total pengeluaran. Meski Anda merasa sudah aman tanpa jasa keamanan setempat, tapi biaya tersebut biasanya diwajibkan bagi setiap warga yang tinggal di area lingkungan tersebut. Sehingga Anda tetap harus memenuhinya.

Semua biaya tersebut harus Anda pikirkan sebelum menyewa hunian agar semua biaya yang akan dialokasikan untuk rumah tidak lebih dari 30 persen dari gaji Anda. Hal ini juga bertujuan agar kebutuhan lainnya bisa terpenuhi.

Jika Anda baru saja pindah ke Palembang, maka kemungkinan besar belum mengetahui lokasi-lokasi favorit untuk bertempat tinggal. Team properti-palembang akan memberikan rekomendasi berdasarkan lingkungan, fasilitas dan prospek investasi untuk masa depan. Baiklah mari kita bahas satu per satu.

  1. Alang-Alang Lebar & Talang Kelapa
  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Baru dan Berkembang.
  • Perumahan: Citra Grand City Palembang, Spring Hill, The Pavillion, Mandiri Residence, Green Resort.
  • Akses Transportasi Umum: Stasiun LRT Asrama Haji (10 Menit).
  • Fasilitas Umum Terdekat: Pasar Alang-Alang Lebar, Amanzi Waterpark, Bandara SMB II (15 Menit), RS Ernaldi Bahar, Puskemas Alang-Alang Lebar, Giant Supermarket.
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: TK-SD-SMP-SMA LTI IGM, TK-SD-SMP Ignatius Global School, TK-SD Khalifah, SIT Fathona
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 3-4 juta / m2 (Citra Grand City)

Alang-alang lebar sekarang menjadi primadona baru di kota Palembang. Arah pembangunan lokasi ini mirip-mirip dengan Kelapa Gading, dimana rumah-rumah yang berskala middle-up berkumpul disini. Pemain terbesar pada lokasi ini adalah Ciputra dengan proyek Citra Grand City Palembang. Bisa dibilang ini merupakan proyek perumahan terbesar saat ini di Palembang. Arah pembangunan pada kawasan ini terbilang prospektif untuk di masa depan.

Kelemahan lokasi ini adalah kurangnya transportasi umum yang melintasi. Namun, bagi warga untuk kawasan ini hal tersebut bukalah masalah yang besar, karena mayoritas warga memiliki kendaraan pribadi masing-masing. Lokasi juga sedikit jauh dari pusat kota, namun waktu tempuh ke pusat kota tidak terlalu lama berkisar 15-25 menit karena tidak terlalu macet.

2. Jakabaring & Tegal Binangun

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Baru dan Berkembang.
  • Perumahan: Ogan Permata Indah (OPI), Apartemen Sentraland, Centropark Residence dan Puluhan perumahan-perumahan kecil
  • Akses Transportasi Umum: Stasiun LRT DJKA (OPI Mall), Stasiun Jakabaring (Jakabaring Sport City) dan Stasiun Polresta.
  • Fasilitas Umum Terdekat: Pasar Induk Jakabaring, OPI Waterpark, OPI Bird Park, OPI Mall, Lippo Plaza, RSUD Bari, RSIA Hermina.
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: Sekolah Alam Palembang, SMAN SUMSEL, Sekolah Olahraga Sumsel, Poltekpar Palembang, Universitas Bina Darma
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 3 – 5 juta / m2 (tepi jalan utama jakabaring)

Dengan adanya Asian Games 2018, siapa yang tidak tahu dengan kawasan Jakabaring di Palembang? Kawasan yang memiliki perkembangan paling cepat di Palembang. Infrastruktur canggih seperti LRT, Tol Palembang – Indralaya dan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung, yang termasuk pada proyek strategis nasional Trans Sumatera. Belum lagi ada banyak event-event internasional seperti Asian Games 2018. Bodoh sekali kalau tidak mau berinvestasi di Jakabaring.

Kelemahan lokasi ini adalah dahulu terkenal sebagai lokasi dengan kriminalitas yang tinggi, namun semenjak adanya Polresta Kota Palembang tingkat kriminalitas pada wilayah ini turun drastis bahkan bisa dibilang hilang sama sekali. Kelemahan lainnya adalah dasarnya kawasan ini adalah rawa-rawa, sehingga jika salah pilih lokasi bisa rentan kebanjiran. Dan Terakhir adalah persoalan batas wilayah, hampir sebagian wilayah Jakabaring, start dari OPI Mall menuju Tegal Binangun berada di wilayah Banyuasin. Yang artinya akan menyebabkan kesulitan sendiri untuk mengurus surat-surat dan perizinan. Pusat administrasi Kabupaten Banyuasin sendiri berada di Pangkalan Balai yang berada 2 jam jauhnya dari Jakabaring. Hal ini sedang coba diatasi oleh Pemerintah Daerah untuk memperluas wilayah Palembang, namun sementara masih belum ada kepastian batas wilayah yang jelas. Selalu pastikan rumah yang akan dibeli memiliki sertifikat di Palembang atau Banyuasin.

3. Kenten & Sako Baru

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Tua Tapi Stabil
  • Perumahan: Graha Bukit Raflesia, D’miro Residence, The Spring Kenten, dan puluhan perumahan kecil lainnya.
  • Akses Transportasi Umum: Angkutan Umum. Tidak ada Jalur LRT terdekat.
  • Fasilitas Umum Terdekat: Pasar Kenten, Indogrosir, Giant Supermarket, Palembang Trade Center (PTC Mall)
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: SDIT Al-Azhar, My School, Paramount School, dan SD-SMP-SMA Negeri.
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 2.5 – 4 juta / m2 (tergantung lokasi)

Kenten dan Sako Baru merupakan kawasan residensial yang sudah terbilang tua dan padat. Namun masih sangat stabil. Penduduk pada kawasan ini sangatlah padat dan ramai. Faktor inilah yang membuat perusahaan retail besar seperti Indogrosir dan Giant membuka cabang di Lokasi ini, karena captive market yang sudah luar biasa besar dan ramai.

Kelemahan terbesar dari wilayah ini adalah KEMACETAN. Sudah menjadi cerita lama ketika pagi dan sore jalan akses menuju kenten ini sangatlah macet. Akibat jalan akses yang hanya 4 jalur dipadati oleh warga yang ingin beraktifitas. Namun karena banyaknya sekolah dan fasilitas umum yang bagus di kawasan ini, membuat banyak warga enggan untuk pindah rumah dari kawasan ini.

4. Alamsyah Ratu Prawira & Musi 2

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Tua Tapi Stabil
  • Perumahan: Perumahan Bukit Sejahtera (Poligon), Citraland Palembang, Perumahan Grand Hill
  • Akses Transportasi Umum: Angkutan Umum. Tidak ada Jalur LRT terdekat.
  • Fasilitas Umum Terdekat: Pasar Poligon
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: SD Az-Zahrah, Universitas Sriwijaya, SMAN 1 Palembang, SMAN 10 Palembang, SMPN 17 Palembang, SMPN 18 Palembang
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 3 – 3.5 juta / m2 (Perum. Bukit Sejahtera)

Kawasan ini bisa dibilang kawasan orang kaya lama di Palembang. Terutama pada perumahan Bukit Sejahtera atau yang lebih dikenal oleh warga setempat sebagai Poligon. Bisa dibilang kebanyakan pejabat pemerintahan dan pengusaha sukses bertempat tinggal disini. Hampir semua rumah memiliki luas tanah yang besar (rata-rata) 200-400 m2. Tak salah sebut apabila kawasan poligon ini Pondok Indah-nya Palembang.

Kelemahan dari kawasan ini adalah rentan banjir karena tanah aslinya adalah rawa-rawa. Dahulu memang sangat terkenal rawan banjir. Namun semenjak dibangunnya kolam retensi besar dan saluran air yang besar membuat sejak 5 tahun belakangan ini sudah tidak pernah banjir lagi. Dan meskipun kawasan ini terbilang tua, tetapi biasanya anak dan cucu dari penghuni lama di perumahan ini tetap memilih tinggal di kawasan ini, sehinggal demographic inflow kawasan ini tetap tinggi.

Untuk Citraland Palembang, terlihat cukup prospektif namun masih dalam fase awal pembangunan. Belum ada penghuni sama sekali, karena masih dalam tahap awal. Wait and see.

6. Rajawali

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Tua dan Baru Diperbaiki
  • Perumahan: Kebanyakan Rumah Pribadi
  • Akses Transportasi Umum: Angkutan Umum. Tidak ada Jalur LRT terdekat.
  • Fasilitas Umum Terdekat: Social Market, Rajawali Village
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: SMA Xaverius 1, Singapore International School, IBA dan banyak sekolah bagus lainya
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 10-15 juta / m2

Kawasan residensial paling premium di Palembang. Yang tinggal disini biasanya orang kaya lama dan mayoritas tionghoa. Berada bisa dibilang sangat dekat ke pusat kota dan berisi hotel dan komersial yang luar biasa bagusnya. Rumah-rumah disini sangatlah besar, berpagar mewah dan tinggi. Sangat mudah mencari makan dan akses ke sekolah terbaik di Palembang.

Kelemahan dari lokasi ini adalah harganya sudah sangat tinggi, sehingga kemungkinan untuk mengharapkan kenaikan harga sudah rendah. Selain itu masalah keamanan harus urus masing-masih dan fasilitas bersama tidak ada.

7. Sukabangun, Sukarela & Talang Buruk

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Tua dan Baru Diperbaiki
  • Perumahan: El Classioco @ Sukabangun, Simphony @ Sukarela, Osaka KM5, Istana Arofatuna.
  • Akses Transportasi Umum: Stasiun LRT RSUD SUMSEL, Stasiun LRT Punti Kayu (Gramedia World)
  • Fasilitas Umum Terdekat: RSUD SUMSEL, RS GIGI & MULUT, RS MATA, JM Sukarame, Gramedia World.
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: SD-SMP-SMA Muhammadiyah, Poltekes Palembang, SMAN 6 Palembang.
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 3-5 juta / m2 (Tergantung Lokasi)

Lokasi yang berada pada jalur utama kota Palembang, dilewati oleh LRT Palembang. Bisa dibilang kawasan ini berada di jantung kota Palembang. Karena hampir semua fasilitas umum berada disini. 

Kelemahan dari lokasi ini adalah untuk jalan akses masuk ke Sukabangun dan Sukarela, terbilang cukup kecil (hanya ada 2 jalur). Terkadang pada jam-jam tertentu cukup macet karena padatnya kendaraan pribadi dan kecilnya akses masuk.

8. Soekarno-Hatta & Tanjung Barangan

  • Prospek Investasi: Sunrise. Kawasan Baru & Bertumbuh
  • Perumahan: Dian Regency, Kancil Putih Pulau, 
  • Akses Transportasi Umum: Tidak ada.
  • Fasilitas Umum Terdekat: Tidak Ada
  • Sekolah-Sekolah Terdekat: SD Palm Kids.
  • Taksiran Harga Tanah 2018: 3-5 juta / m2 (Tergantung Lokasi)

Lokasi ini bisa dibilang bukan khusus kawasan residensial, melainkan lebih ke arah komersial dan pergudangan. Jalan akses sangat besar karena termasuk dalam jalan akses lintas timur. Tempat komersial cenderung homogen ke industri otomotif dan pergudangan.

Kelemahan wilayah ini adalah jalan dengan lalu lintas sangat padat dengan tonase besar. Apabila tidak hati-hati bisa mengakibatkan kecelakaan fatal. Kekurangan lainnya adalah tidak ada akses transportasi umum, sehingga tinggal di kawasan ini memerlukan kendaraan pribadi. 

Selain kawasan-kawasan favorit untuk bertempat tinggal, juga terdapat kawasan yang berkategori Sunset dan Rawan kriminalitas di kota Palembang. Kawasan-kawasan ini harus dihindari untuk mencari rumah.

  • Rawan Kriminalitas: Tangga Buntung, Gandus & Kertapati
  • Sunset Area: Jalan Ratna & Jalan Joko (Kambang Iwak), Plaju (Komperta arah Mariana), Rusun 26 ilir, Pakjo, Sekip, Kampung Kapitan, Kampung Al-Munawar. Karena, kawasan sudah sangat padat penduduk dan terbilang tua. Sehingga, prospek investasi pada wilayah ini bisa dibilang cukup lambat.
  • Tidak layak untuk investasi: Mata Merah, Sematang Borang, Talang Jambe. Karena pertumbuhan harga tanahnya tumbuh stagnan. Namun, banyak perumahan-perumahan pada wilayah ini.

Sebelum mencari rumah sewa, tentu saja Anda harus mengetahui alasan mendasar terlebih dulu. Apakah Anda butuh sewa hunian karena rumah lama direnovasi, atau memang sedang ingin memiliki kehidupan baru di rumah yang akan disewa. Sehingga tidak sembarangan untuk menyewa rumah.

Meskipun agen real estate Anda (jika Anda melalui jasa agen) akan memastikan Anda mendapat tempat yang cocok untuk ditempati sementara, Anda harus bisa membuat daftar kriteria properti yang Anda cari dan memeriksa cermat jika ada properti yang memenuhi. Berikut beberapa kriteria yang harus Anda perhatikan.

  • Anggaran

Hal pertama yang harus Anda perhatikan yakni anggaran. Menentukan jumlah anggaran Anda akan memberikan pilihan tipe properti yang sesuai untuk Anda sewa. Anda perlu menyesuaikan pilihan properti dengan kebutuhan dan batasan-batasan yang dimiliki.  

Anggaran ini juga yang menentukan Anda menyewa hunian dengan harga berapa, sehingga ada batasan agar Anda tidak melampaui anggaran. Sebelum mengetahui harga sewa, Anda harus melakukan riset terlebih dahulu karena harga di tiap daerah berbeda-beda. Sehingga lakukan survei harga pada properti yang Anda incar.

  • Lokasi

Lokasi menjadi faktor yang tak kalah penting setelah mengetahui anggaran. Jika Anda memiliki anak yang masih sekolah, tentunya Anda perlu memikirkan jarak antara rumah dan sekolah, layanan transportasi umum, dan lain sebagainya. Pertimbangkan semuanya, terutama jika Anda berniat tinggal di rumah sewa dalam jangka panjang. Selain jarak sekolah, Anda juga harus memikirkan jarak ke tempat kerja Anda atau pasangan.

  • Luas dan Tata Ruang

Meski Anda hanya menyewa bangunan tersebut untuk jangka pendek, Anda perlu mempertimbangkan kapasitas properti tersebut. Apakah rumah tersebut bisa menampung semua barang Anda? Apakah tata ruangnya nyaman untuk keluarga?

Jika Anda berpikir menyewa properti untuk jangka waktu yang belum ditentukan, Anda perlu memikirkan jika properti ini bisa memenuhi kebutuhan ruang Anda di hari nanti. Hal yang sama juga berlaku jika Anda tinggal bersama keluarga, terutama tentang jumlah kamar yang dibutuhkan.

Jika dirasa tidak banyak ruang, maka Anda perlu menyewa sebuah gudang atau ruangan baru. Oleh karenanya, Anda perlu kalkulasi biaya dan lama Anda memerlukan ruangan tambahan tersebut.

Pilihan lainnya, Anda bisa memilih untuk menjual furnitue yang tidak bisa Anda letakkan di properti sewaan. Selain itu, jika banyak barang yang tidak bisa dipindah maka Anda perlu pertimbangkan untuk mengganti dengan barang yang lebih fleksibel. Misalnya, apabila tempat tidur anda tidak cukup untuk dipindahkan melalui pintu di properti sewaan, anda mungkin harus mencari alternatif lain.

  • Fasilitas

Faktor lain yang juga harus dipertimbangkan yakni jenis fasilitas yang tersedia untuk Anda dan keluarga. Misalnya jika Anda menyewa unit kondominium, Anda perlu melihat fasilitas seperti akses ke pusat kebugaran, kolam renang maupun tempat parkir.

Selain itu, jarak dari tempat tinggak menuju fasilitas lingkungan seperti mall, supermarket, pusat olahraga, atau rekreasi juga harus dipikirkan. Jika lokasinya dekat, maka Anda bisa langsung memutuskan untuk menyewa properti ini.

  • Transportasi

Jika lokasi rumah sewa Anda dilalui bus dan transportasi umum lain, maka ini bisa dianggap sebuah kelebihan. Jika anda harus mengganti bus beberapa kali untuk menuju ke sekolah atau tempat kerja, maka lokasi properti tersebut mungkin ideal untuk anda.

  • Interior Rumah

Rumah yang sudah Anda sewa nanti bisa dilengkapi dengan perabotan, atau kosong sama sekali. Properti yang dilengkapi dengan perabotan minim biasanya masih dilengkapi dengan pendingin ruangan, lampu, mesin cuci serta perlengkapan dapur.

Properti dengan perabotan yang lengkap biasanya terdiri dari sofa, tempat tidur, dan televisi. Hal ini penting untuk Anda diskusikan dengan pemilik sehingga Anda mengetahui apa saja yang tersedia, serta biaya yang terkait dengan perabotan ini.

  • Kondisi Properti

Sebelum menyetujui untuk menyewa hunian tersebut sebaiknya Anda memeriksa properti tersebut dulu. Lihat apakah ada kerusakan di atap atau sarang hama. Anda juga harus memeriksa jika ada dinding yang retak.

Jika terdapat kerusakan tersebut, hal ini bukan tanda properti yang Anda lihat tidak dibangun dengan baik. Anda perlu berkomunikasi dengan sang pemilik, terlebih jika Anda masih tertarik dengan properti tersebut. Mungkin saja pemilik akan melakukan renovasi atau perbaikan yang akan ditanggung biayanya oleh dia sendiri.

  • Lingkungan

Jika Anda melihat properti tersebut, pastikan Anda juga melihat lingkungan yang ada di sekitarnya. Jika Anda tipe yang tidak menyukai kebisingan, maka Anda harus memastikan hunian tidak berada di samping lapangan sepak bola, sekolah, atau pasar.

Anda harus yakin kalau Anda akan nyaman berada di lingkungan tersebut dan Anda juga memiliki tetangga yang baik. Jika Anda bisa membayangkan untuk tinggal di sana dan merasa senang, maka rumah tersebut bisa dipertimbangan lagi.

Saat ini banyak masyarakat yang lebih memilih untuk mencari rumah di kawasan perumahan yang dibangun oleh pengembang tertentu. Masalahnya, rumah yang berada di komplek perumahan biasanya memiliki berbagai fasilitas pendukung dan penambah daya tarik pembeli, misal taman bermain anak, kolam renang hingga petugas keamanan.

Berbeda dengan rumah di kampung, biasanya hunian tersebut bisa jadi rumah keluarga yang sudah ditempati puluhan tahun lalu. Letaknya bisa di mana saja, bahkan bisa saja diantara perumahan atau apartemen. Berikut beberapa plus dan minusnya punya rumah di perumahan atau di luar perumahan yang bias Anda pikirkan dulu dalam memilih hunian tepat untuk Anda.

  • Harga

Biasanya, harga sewa rumah yang ada di perumahan lebih mahal dibanding dengan di luar perumahan. Hal ini dikarenakan dalam perumahan didukung infrastruktur yang memadai seperti saluran pembuangan air, jaringan listrik, taman bermain, dan fasilitas lainnya.

  • Keamanan

Faktor keamanan selalu menjadi prioritas utama bagi calon penyewa rumah, apalagi jika sudah memiliki keluarga. Tinggal di perumahan biasanya punya standar keamanan yang lebih tinggi dibanding tinggal di pemukiman biasa karena ada petugas keamanan tersendiri. Petugas ini mengawasi siapa saja yang keluar masuk komplek sehingga meminimalisir kehadiran orang yang berniat jahat terhadap warga komplek.

Berbeda dengan tingkat keamanan yang ada di perkampungan biasa yang lebih rendah karena akses masuk ke lingkungan ini lebih bebas dan terbuka. Biasanya tidak ada petugas keamanan khusus yang mengawasi kecuali warga setempat yang berinisiatif membentuk satuan khusus untuk berjaga secara bergantian setiap hari.

  • Akses

Meski terasa aman karena adanya petugas keamanan, kadang penjagaan yang ketat di daerah perumahan membuat para penghuninya cukup repot jika ada tamu yang berkunjung. Anda mungkin harus lapor ke petugas keamanan terlebih dulu mengenai teman atau keluarga yang akan berkunjung agar diberikan akses masuk komplek. Jika Anda tinggal di perkampungan, siapa saja yang akan berkunjung bisa langsung bertamu kapan saja.

Warga yang tinggal di daerah perumahan lebih sulit mengakses transportasi umum dikarenakan dari pihak pengembang telah membuat larangan transportasi umum untuk masuk ke perumahan. Sehingga jika Anda sering menggunakan transportasi umum daerah ini tidak pas. Anda perlu mencari tempat yang mudah akses transportasi umumnya.

Tapi, jika Anda yang sudah berkeluarga dan punya anak, akses terbatas ke perumahan tentu lebih aman bagi anak-anak karena kendaraan yang berlalu lalang dalam komplek hanya sedikit dibanding di luar komplek.

  • Fasilitas

Dalam lingkungan perumahan biasanya sudah menyediakan sejumlah fasilitas bersama untuk warga komplek. Fasilitas-fasilitas tersebut bisa berupa kolam renang, taman keluarga, atau lapangan sepak bola. Biasanya memang developer menyiapkan fasilitas ini untuk menarik minat warga agar menyewa propertinya.

Berbeda dengan lingkungan pemukiman biasa, berarti Anda harus mencari sendiri fasilitas umum yang diharapkan. Misalnya saja Anda ingin mengajak anak bermain maupun berenang, maka Anda harus mencari fasilitas tersebut di tempat lain.

  • Sosialisasi

Sosialiasi di lingkungan perkampungan umumnya lebih terbuka. Semua tetangga yang ada memiliki solidaritas yang lebih tinggi sehingga saat ada penghuni rumah yang membutuhkan bantuan akan lebih mudah didapatkan. Tapi, kondisi sosial maupun tingkat perekonomian penghuni rumah di perkampungan bisa saja sangat berbeda. Hal ini sering kali menimbulkan rasa iri antar satu sama lain, sungkan dan sebagainya sehingga bisa menjadi jeda dalam bersilaturahmi dan bersosialisasi.

Sebaliknya, sosialisasi dalam daerah perumahan kadang lebih terbatas dibanding rumah yang berada di pemukiman biasa. Para penghuni rumah di perumahan lebih duka mengurus diri sendiri dan kurang tertarik dengan urusan yang merepotkan mereka. Namun, kondisi sosial dan tingkat perekonomian antar penghuni umumnya lebih setara sehingga hubungan lebih nyambung antar tetangga.

  • Harga

Sebagian besar harga unit sewa apartemen memang lebih mahal jika dibandingkan dengan rumah tapak dengan luas bangunan yang sama. Bahkan sewa apartemen harian di Palembang harganya juga setara dengan menginap di hotel. Satu unit apartemen model studio bahkan harga sewa yang hampir setara dengan mengontrak rumah tapak berkamar dua. Kebanyakan orang condong memilih berbagai fasilitas lengkap yang dapat digunakan para penghuni, seperti tempat gym, kolam renang, hingga mall. Penghuni apartemen pun harus membayar iuran pengelola per bulan di atas uang sewa dan listrik serta air.

  • Keamanan

Semua orang tentu tidak ingin tempat tinggalnya ada maling maupun perampok. Keamanan di sekitar tempat tinggal rumah tapak atau apartemen tentu saja berbeda. Apartemen punya petugas keamanan khusus yang selalu memastikan tidak akan terjadi masalah dan tindak kriminal bagi para penguni unit gedung tersebut. Para tamu yang berkunjung ke apartemen juga tidak bisa sembarangan masuk sidik jari mereka untuk masuk ke dalam apartemen maupun lift.

Sebagian apartemen juga punya kartu kunjungan khusus bagi tiap penghuninya. Para tamu harus menyebutkan unit tujuan secara jelas sebelum mendapatkan kartu kunjungan. Penyaringan tamu ini membuat pihak keamanan apartemen lebih terjamin.

Berbeda lagi dengan keamanan di rumah tapak yang umumnya tamu bebas berkunjung. Tidak semua wilayah perumahan tapak memiliki security khusus. Terlebih jika rumah tapak tersebut ada di luar kompleks pengembang atau di kampung-kampung. Sehingga tidak adanya sistem keamanan membuat tamu lebih mudah keluar- masuk ke area ini. Oleh karena itu, keamanan rumah tapak masih kalah jika dibanding dengan apartemen.

  • Kepraktisan

Kepraktisan yang dimaksud di sini bisa menyangkut beberapa hal misal strategis tidaknya hunian, kebersihan, serta perbaikan jika ada kerusakan. Tiga hal tersebut bisa menjadi pertimbangan dalam menentukan model hunian berbentuk rumah tapak atau apartemen.

Sebagian besar orang mengira tinggal di sebuah apartemen akan jauh lebih praktis. Hal ini muncul karena sebagian besar apartemen punya petugas khusus yang bisa digunakan untuk membersihkan unit sewaan. Anda tinggal menghubungi pengelola gedung jika terdapat maslah di saluran air maupun sanitasi. Selain itu, lokasi apartemen umumnya sangat strategis dekat dengan perkantoran maupun fasilitas lainnya.

Ditambah banyak apartemen sudah punya pusat perbelanjaan, toko waralaba, dan fasilitas publik lainnya yang ada di lantai dasar apartemen tersebut sehingga Anda tidak perlu repot keluar kompleks apartemen jika butuh sesuatu.

Beda dengan rumah tapak, kebersihan maupun perbaikan saluran air dan sebagainya ada di tangan penghuni. Lokasi rumah tapak ini juga tidak terlalu strategis. Jarang terdapat kompleks rumah tapak yang memiliki fasilitas publik yang lengkap. Sekalinya ada yang demikian harga sewanya jauh lebih tinggi.

  • Sosialisasi

Jika berbicara soal jiwa sosialisasi, maka tinggal di rumah tapak memiliki jiwa sosialisasi yang lebih tinggi. Kita tidak tinggal seorang diri melainkan tinggal bersama dengan tetangga di sekitar lingkungan. Biasanya juga tak jarang penyewa yang memutuskan menghuni rumah tapak harus melaporkan diri ke Rukun Tetangga setempat. Hal inilah membuat Anda dapat berinteraksi dengan warga lingkungan.

Hal tersebut belum akan berbeda jika Anda memilih sewa unit di apartemen. Kehidupan di apartemen jauh lebih individualis. Jarang satu sama lain saling peduli. Semua berkehidupan masing-masing. Sehingga jika ingin terjalin sosialisasi Anda harus mengakrabkan diri ke penghuni di unit lain. Tapi tak jarang hal ini justru dianggap sebagai tindakan yang mengganggu oleh unit sebelah. Anda pun akan sulit bertemu dengan tetangga.

  • Kebebasan

Banyak pengelola apartemen yang memiliki aturan untuk tidak mengizinkan penghuni memelihara hewan. Hal ini dikarenakan untuk menjaga keadaan apartemen selalu bersih dan tidak mengganggu tetangga di unit lain.

Namun Anda bisa memelihara binatang kesayangan di rumah tapak. Anda bisa lebih mudah memelihara semua jenis hewan dengan meminta izin ke pemilik hunian. Saat memelihara binatang Anda harus tetap memperhatikan kebersihan hunian sewaan tersebut.

Menyewa unit apartemen tidak selamanya lebih menguntungkan dibanding memutuskan untuk tinggal di rumah tapak. Begitu juga sebaliknya. Aspek-aspek yang harus dipertimbangkan dalam menyewa tersebut akhirnya akan bergantung pada kepribadian dan kenyamanan Anda. Jadi, apakah Anda sudah memiliki keputusan? Rumah tapak atau apartemen?

Jika Anda belum memiliki rumah sendiri, sebenarnya banyak pilihan yang bisa dipertimbangkan. Anda bisa tinggal di mana saja, indekos atau kontrakan? Berikut beberapa pertimbangan yang bisa Anda siapkan selain budget.

Anda bisa saja indekos. Tapi, sebelumnya Anda harus tahu kalau indekos tentu saja kamar hanya satu dan kamar mandi juga sharing di luar, tapi kadang juga ada yang di dalam dengan ukuran kecil. Anda bisa indekos jika Anda:

  • Masih Single

Saat masih sendiri, menyewa kamar kos bisa menjadi pilihan terbaik sebagai tempat tinggal jika Anda sedang merantau. Jika hidup seorang diri, cukup sebuah kamar yang tidak terlalu luas. Hidup seorang diri juga tidak perlu banyak perabotan. Anda bisa membeli perabot yang dibutuhkan saja seperti meja dan lemari.

Apalagi jika mencari kawan yang siap tinggal bersama di indekos, maka pengeluaran Anda akan lebih sedikit jika dibanding menempati kamar sendirian. Sebaiknya cari kamar indekos yang dekat dengan kantor maupun tempat kuliah Anda. Dengan begitu tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk transportasi.

  • Kegiatan Padat

Selama berada di perantauan Anda punya kegiatan yang padat misalnya bekerja sembari kuliah kelas karyawan. Jika menjalani kehidupan semacam ini, kamar indekos bisa menjadi tempat tidur saja. Jadi meski sempit, tidak akan mengganggu kegiatan Anda yang sebagian besar berada di luar. Tujuan menyewa Anda bisa hanya untuk tempat beristirahat saja.

Saat kehidupan Anda mulai berubah, sudah lulus kuliah dan karier Anda lebih menjanjikan, maka Anda boleh menyewa kontrakan murah di Palembang atau mulai memikirkan untuk mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tidak apa jika harus bersusah-susah dahulu, bukan?

  • Baru Pertama Kali Merantau

Jika Anda baru pertama kali merasakan di perantauan, tentu keadaan ekonomi belum stabil. Maka, tidak ada salahnya Ada memilih untuk menyewa kamar indekos yang dibayar secara bulanan. Sementara untuk menyewa kontrakan, seringkali harus membayar per tahun. Ketika baru akan mulai bekerja di perantauan, tabungan mungkin belum mencukupi untuk melunasi kontrakan. Agar bisa menyiasati kondisi yang seperti ini, tinggal di kamar indekos merupakan jalan terbaik.

  • Biaya

Berdasarkan pengamatan, berikut ini kisaran sewa kamar kost di area Palembang saat ini:

Indekos non AC: Rp600.000 – Rp1000.000

Indekos AC: Rp1,1 juta – Rp1,8 juta

Indekos eksklusif: Rp2 juta

Selain kamar indekos, Anda juga bisa memilih untuk mengontrak rumah. Selain memiliki kamar yang lebih dari satu, kontrakan juga punya ruang tamu, teras, dan kamar mandi layaknya rumah biasa. Pembayaran biasanya tiap tahun. Berikut alasan yang bisa Anda pertimbangkan jika ingin mengontrak rumah.

  • Sudah Memiliki Pasangan

Menemukan Jodoh di perantauan dan memutuskan hidup bersama tapi Anda belum mampu membeli rumah maka Anda bisa memilih untuk mencari kontrakan. Meski ada juga kamar indekos rumah tangga untuk suami-sitri, tinggal di kontrakan akan lebih menguntungkan karena punya ruang untuk mengumpulkan perabotan rumah tangga. Dengan begitu, akan lebih semangat mengumpulkan untuk DP KPR. Meski belum punya rumah, tidak masalah jika membeli isi rumah terlebih dulu. Saat sudah punya rumah nanti, tinggal memindahkan perabotan yang sudah ada.

  • Banyak Teman yang Tinggal Bersama

Meski belum punya pasangan, Anda juga bisa memilih untuk mengontrak rumah jika punya banyak teman yang ingin tinggal bersama. Sehingga satu rumah kontrakan di Palembang bisa ditinggali bersama-sama. Selain menghemat budget, Anda juga tidak akan merasa kesepian karena ramai dengan teman-teman dekat.

  • Sering Mengajak Keluarga Datang

Keluarga pasti ingin menengok Anda. Namun, pengelola indekos sering mengenakan tarif jika ada keluarga yang menginap dalam waktu tertentu. Selain itu, kelemahan indekos tidak dapat menampung banyak orang karena sempit. Dibanding harus membayar hotel saat keluarga Anda datang menginap, lebih baik menyewa kontrakan saja yang muat untuk banyak orang.

  • Punya Usaha Sampingan yang Butuh Ruangan Ekstra

Mendapatkan pekerjaan di perantauan tidak menjamin mendapatkan gaji yang besar. Seseorang harus menjalani pekerjaan atau usaha sampingan untuk mencukupi kebutuhan. Jika usaha sampingan Anda membutuhkan tempat, sebaiknya sekalian dengan kontrakan saja, sehingga tidak perlu menyewa tempat lain. Sementara untuk tinggal bisa berada di dalamnya sekaligus. Sehingga Anda tidak perlu membayar double dan membuang pengeluaran.

  • Biaya

Menyewa rumah di area Palembang saat ini mulai dari Rp25 juta hingga Rp70 juta per tahun. Hal ini bergantung spesifikasi rumah, kosong atau full furniture. Sedangkan jika Anda menginginkan harga di bawah ini tergolong masih minim sekali.

Beberapa pemilik hunian sudah menyediakan ruangan dengan segala macam furniturnya bagi penyewa. Sebagian lain memutuskan mengosongkan unit sewaannya. Hal ada atau tidaknya furnitur ini sering dianggap remeh oleh sebagian kalangan. Padahal keberadaan furnitur di dalam hunian bisa memengaruhi kenyamanan Anda saat sedang menyewa tempat tersebut.

Sebagian orang tidak memerlukan furnitur dirumah sewaannya karena bisa membawanya sendiri dari tempat tinggal sebelumnya. Sebagian lain menginginkan adanya furnitur dalam rumah sewaan karena mereka menganggap keberadaan furnitur lengkap di unit sewa membuat hidupnya lebih praktis.

Bagaimana, lebih baik mana rumah kosong atau fully furnished? Semua memiliki untung dan ruginya masing-masing.

  • Rumah Kosong

Harga sewa untuk hunian yang tidak berfurnitur memang lebih murah dibandingkan yang sudah berfurnitur lengkap. Namun Anda tentu tidak akan membiarkannya kosong begitu saja bukan? Anda pasti akan membeli furnitur-furnitur yang diperlukan untuk mengisi properti tersebut dan pembelian barang-barang tersebut memerlukan biaya tambahan yang tidak sedikit.

Memang tidak semua orang membeli furnitur baru untuk unit sewanya. Ada juga yang memanfaatkan barang-barang lama yang ada di tempat tinggal sebelumnya. Namun perlu diingat pula bahwa Anda juga harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengangkut jika memang ingin memindahkan furnitur yang sudah ada dari properti lama ke hunian baru.

Hal yang menjadi kelebihannya, hunian kosong memungkinkan Anda untuk membuat ruangan sesuai keinginan dan impian Anda. Anda dapat mengisi hunian tersebut dengan furnitur-furnitur yang Anda suka. Dengan demikian, Anda akan merasa lebih nyaman menempati properti sewa tersebut.

Anda juga tidak perlu khawatir harus membayar ganti rugi jika ada furnitur yang rusak pada akhir masa sewa.

  • Hunian Berfurnitur Lengkap (Fully furnished)

Pemilik properti yang sudah menyediakan furnitur bagi penyewa unitnya biasanya sudah mendesain sendiri letak semua barang yang ada di dalam hunian. Tak jarang pemilik sewa tidak mengizinkan penyewa mengubah posisi dari furnitur-furnitur yang sudah disusun sedemikian rupa itu.

Hal ini membuat mungkin membuat Anda merasa tidak nyaman karena tidak merasa tinggal di huniannya sendiri. Keterbatasan izin dari pemilik untuk menukar posisi furnitur kerap kali pula membuat penyewa tidak mampu merealisasikan dekorasi rumah idaman yang ada di pikirannya. Penyewa juga harus menjaga semua furnitur itu dengan baik karena pemilik akan meminta ganti rugi jika ditemukan kerusakan pada akhir masa sewa.

Tidak bebas dalam mengatur ulang dekorasi hunian memang menjadi masalah yang sering dijumpai pada unit-unit sewa yang sudah berfurnitur lengkap. Namun anggaran yang perlu digunakan untuk penyewaan tersebut bisa jadi lebih murah.

Harga sewa hunian dengan perabotan lengkap memang cenderung lebih mahal dibandingkan unit kosong. Namun adanya furnitur membuat Anda tidak perlu mengeluarkan dana tambahan guna membeli barang-barang mebel ataupun dekorasi lainnya selama menempati hunian tersebut. Anda pun tidak perlu mengeluarkan biaya angkut, waktu dan tenaga untuk memindahkan furnitur dari properti lama ke tempat tinggal baru itu.

Anda tidak perlu bimbang dalam menentukan akan menyewa rumah yang kosong maupun full perabotan. Anda harus bisa menyesuaikan dengan kebutuhan serta hunian seperti keinginan Anda. Menyewa furnitur kosong cocok bagi Anda yang sudah memiliki banyak barang dari tempat tinggal sebelumnya dan memiliki keinginan untuk mendesain dekorasi rumah senyaman mungkin.

Hunian tanpa furnitur juga sesuao bagi Anda yang suka memakai jasa desain interior guna membuat hunian yang sesuai impian. Jika Anda ingin yang praktis, maka menyewa hunian yang sudah dilengkapi dengan furnitur akan jauh lebih baik.

Gunakan Internet untuk Memilih Fitur yang Ditawarkan

Jika Anda tidak tahu fitur apa saja yang tersedia di wilayah Anda, cobalah menjelajahi situs-situs layanan properti seperti properti-palembang.com yang bukan hanya menyediakan listing sewa rumah saja, tapi juga unit apartemen yang disewakan.

Di sini Anda dapat menemukan rumah / apartemen berdasarkan pada berapa jumlah kamar tidur yang Anda butuhkan atau kriteria lainnya.

Ini adalah cara yang bagus untuk mengetahui biaya yang akan dikenakan untuk Anda dan apakah rumah/apartemen tersebut memiliki kriteria seperti yang Anda inginkan.

  1. Hindari Memilih Rumah/Apartemen Berdasarkan Persepsi Semata

Anda mungkin bisa mendapatkan kesepakatan yang bagus pada sebuah apartemen yang punya bath tub dan dapur yang besar, tapi lingkungannya mungkin tidak seperti yang Anda cari, atau ada kriteria Anda yang tidak terdapat pada apartemen tersebut.

Jangan membuat kesalahan dengan menyewa apartemen karena tampak seperti kesepakatan yang bagus tapi berdasarkan kebutuhan orang lain – bukan bagus yang sesuai kebutuhan Anda.

  1. Hubungi Agen Properti di Palembang

Anda bisa menemukan agen-properti.co.id. Hubungi setidaknya dua kali dan tanyakan tentang lingkungan dan para penyewa lainnya, apakah memiliki kriteria yang paling Anda inginkan dan sesuai rentang harga Anda.

Tanyakan juga tentang penawaran spesial sehingga mana tahu Anda bisa mendapatkan harga sewa di bawah standar.

Marketing atau agen tentu akan mendapatkan komisi jika akhirnya Anda memilih properti yang mereka sarankan. Jadi pastikan agar mereka dapat membantu Anda mendapatkan unit terbaik jika terdapat dua sampai tiga properti yang Anda suka.

  1. Lakukan survei secara pribadi

Survei langsung ke rumah / apartemen dan lingkungan sekitarnya tentunya akan memberikan Anda penilaian yang lebih baik lagi. Dan jangan membatasi pencarian ke satu property saja, kunjungi setidaknya dua, sehingga Anda memiliki perbandingan.

  1. Selalu telepon sebelum survei ke lokasi

Sebelum Anda mengunjungi rumah / apartemennya, telepon lebih dulu agar Anda mendapatkan penawaran harga. Setelah Anda berada di lokasi, marketing atau agen tentunya berharap Anda akan suka dengan fitur yang ditawarkan.

Bandingkan fitur dan harga yang Anda dapatkan dengan apartemen lainnya. Dan beritahu marketing atau agen tersebut sehingga mereka mungkin mau menurunkan harganya.

  1. Evaluasi kembali daftar kriteria Anda

Selama proses pencarian rumah / apartemen yang diharapkan tidak akan bikin kantong jadi bolong ini, Anda tentu telah menyusun kriteria di dalam dan sekitar apartemen yang penting bagi Anda.

Nah, jika akhirnya Anda memiliki dua properti berbeda yang harus dipilih, apakah kriteria Anda masih tetap sama? Jadi sesuaikan list Anda dengan masing-masing fitur sebelum melakukan perbandingan akhir antara biaya dan nilai apartemennya.

Akhirnya setelah Anda mengetahui apa yang Anda inginkan dan berapa biayanya, duduklah, dan pikirkan tentang pilihan Anda dalam dua cara berikut:

  • Perhatikan anggaran Anda yang sebenarnya. Pertimbangkan apakah ada apartemen yang menyisakan uang sisa pembayaran yang lebih banyak.
  • Evaluasi nilai apartemen berdasarkan penilaian dari kriteria yang telah anda tetapkan. Pastikan harga sewa yang Anda bayar sesuai kemampuan Anda, bukan memaksakan diri.

Jadi pastikan bahwa Anda memiliki kriteria yang sesuai dan penting bagi Anda sehingga membantu Anda untuk memutuskan di mana Anda akan tinggal, berdasarkan kebutuhan Anda sendiri, bukan karena korban iklan.

Pembayaran sewa rumah bisa secara bulanan maupun tahunan. Anda bisa melihat dari dua sisi yakni mobilitas dan penghematan. Berikut beberapa uraian mengenai untug-rugi menyewa rumah baik secara tahunan maupun secara bulanan.

  • Sisi Penghematan

Sebenarnya Anda bisa menganalogikan membayar sewa rumah dengan membeli baju secara grosiran. Semakin banyak Anda membeli pakaian maka semakin murah total harga yang dibayar. Anda juga akan mengalami hal sama jika membayar sewa hunian secara tahunan.

Biasanya si pemilik rumah akan memberikan harga lebih murah jika Anda sanggup membayar tahunan. Anda akan mengetahui selisih antara harga bulanan dan tahunan yang cukup jauh. Harga tahunan jauh lebih murah dibanding harga bulanan.

Namun tidak semua orang memiliki budget yang cukup untuk mengontrak langsung selama setahun. Inila yang membuat sebagian orang lebih memilih cara pembayaran secara bulanan. Pembayaran bulanan bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi orang yang tidak punya budget lebih. Hal ini dikarenakan mereka tidak perlu sekaligus mengeluarkan dana besar untuk sewa. Padahal jika dihitung total sewa bulanan dan tahunan jelas memiliki selisih yang cukup jauh.

  • Sisi Mobilitas

Anda bisa saja memilih untuk membayar hunian secara bulanan jika memiliki mobilitas tinggi. Misalnya saja jika Anda hanya perlu tinggal untuk beberapa bulan di suatu daerah karena tunturan pekerjaan atau keperluan tertentu. Membayar sewa secara bulanan merupakan pilihan tepat untuk Anda yang sering berpindah tempat tinggal sebab tida ada yang sia-sia.

Sia-sia yang dimaksud yakni saat Anda harus meninggalkan unit sewaan padahal masa sewa belum berakhir. Bagi yang membayar tahunan akan menerima kerugian ini. Bisa saja baru tiga bulan menempati hunian, mereka harus pindah lagi ke daerah baru sehingga terpaksa untuk meninggalkan hunian yang disewanya.

Kerugian itu tidak akan Anda rasakan jika memnbayar unit dengan cara bulanan. Anda bisa bebas meninggalkan rumah sewa kapan saja tanpa harus menanggung rugi karena masa sewa pasih panjang. Anda tidak perlu merasa menyesal karena meninggalkan hunian lama ke hunian sewa yang baru. Hal ini yang membuat cara pembayaran secara bulanan sangat cocok bagi Anda yang bermobilitas tinggi.

Baik mau membayar secara tahunan atau bulanan punya untung dan ruginya masing-masing. Semua itu bergantung sudut pandang yang Anda gunakan. Anda lebih diuntungkan jika membayar secara tahunan. Jika ingin berhemat dan akan tinggal lama di hunian tersebut. Sebaliknya jika Anda memiliki mobilitas yang tinggi dan sering pindah rumah, lakukan saja pembayaran sewa bulanan.

Iklan di media-media mengenai bagusnya sebuah properti belum bisa dipercaya jika Anda tidak membuktikannya secara langsung. Viewing rumah merupakan langkah tepat untuk melihat sesuai atau tidaknya properti yang Anda hendak sewa dengan kriteria tempat tinggal idaman Anda.

Viewing unit juga sangat penting guna melihat kondisi unit yang akan Anda sewa. Anda harus mengecek ada atau tidaknya kerusakan dalam properti tersebut. Jangan sampai Anda tidak menyadarinya sehingga membuat tidak nyaman tinggal di unit sewaan. Jangan pula Anda pada akhirnya harus menanggung kerusakan yang sudah ada sebelum unit sewaan itu Anda tempati.

Banyak hal yang harus Anda perhatikan saat viewing rumah yang hendak disewa. Berikut beberapa hal penting yang tidak boleh terlewat dan mesti Anda cek ketika melakukan viewing rumah.

  • Kusen Pintu dan Jendela

Hal pertama yang harus Anda lihat adalah kondisi setiap kusen yang ada di properti yang hendak disewa. Masalah sepele ini sering kali dilewatkan calon penyewa sehingga pada akhirnya mereka harus menghadapi risiko kusennya rusak atau termakan rayap, namun penyewa yang harus menggantinya.

Perhatikan tiap kusen dan beritahu pemilik rumah jika ada kondisi kusen yang mulai rusak. Mintalah pemilik memperbaikinya dan jangan mau menanggung biaya perbaikan jika pada akhir sewa kerusakan kusen semakin parah.

  • Atap

Anda harus memperhatikan ada atau tidak noda kuning di plafon atap properti yang hendak Anda sewa. Adanya noda kuning menunjukkan terdapat kebocoran genting dalam properti tersebut.

Tentunya Anda tidak ingin tinggal di rumah yang bocor kan? Segera sampaikan keluhan Anda begitu melihat noda kuning pada plafon yang berasal dari rembesan air. Mintalah pemilik rumah memperbaikinya sebelum Anda mulai menempati properti tersebut.

  • Air

Banyak masalah soal air yang membuat penghuni rumah tidak betah. Keran yang bocor menjadi masalah. Air yang keruh pun kerap menjadi persoalan. Ketika viewing rumah, Anda harus memperhatikan kondisi keran dan air secara saksama.

Anda dapat meminta pemilik rumah memperbaiki keran air yang bocor atau jet pump yang tidak lancar. Namun apabila mendapati air keruh, sebaiknya Anda mencari unit sewaan yang baru. Kebersihan air sangat penting dalam hidup. Mengonsumsi dan memakai air yang tidak baik akan membuat kualitas hidup Anda menurun.

  • Furnitur

Ada beberapa unit sewaan yang sudah menyediakan furnitur bagi penyewanya. Ini membuat penyewa tidak perlu lagi menyiapkan barang-barang selama tinggal di rumah atau apartemen tersebut. Mulai dari kasur, kursi, hingga peralatan dapur biasanya disediakan pemilik untuk memanjakan para penyewa.

Kalau mendapati rumah atau properti yang demikian, Anda harus memperhatikan dengan jelas kondisi furnitur saat melakukan viewing rumah. Beri tahu pemilik rumah jika mendapati kerusakan di furnitur-furnitur yang ada dalam properti. Anda harus menekankan bahwa kerusakan furnitur yang ada sebelum Anda menempati unit sewaan bukanlah tanggung jawab Anda.

  • Sikap Pemilik

Anda jangan hanya terpaku pada kondisi properti saat viewing rumah properti sewaan. Sikap pemilik rumah juga perlu Anda perhatikan. Ini perlu Anda lakukan untuk mengetahui menyebalkan atau tidaknya pemilik properti tersebut.

Kadang dijumpai pemilik properti yang berlaku seperti bos kepada calon penyewa unitnya. Anda lebih baik tidak berurusan dengan pemilik properti yang seperti ini dan mencari unit sewaan baru. Pemilik rumah yang arogan akan membuat Anda tidak nyaman menempati propertinya selama masa sewa sebab ia sering menganggu dan mudah bertindak semena-mena kepada Anda. Carilah pemilik rumah yang bersikap ramah dan menyenangkan.

  • Keamanan

Tentunya Anda akan merasa lebih nyaman tinggal di lingkungan yang keamanannya terjaga. Tinggal di lingkungan yang aman membuat Anda tidak waswas meninggalkan unit sewaan ketika sedang bepergian agak lama.

Itulah yang membuat Anda harus memperhatikan kondisi keamanan sekitar properti sewaan saat sedang viewing unit. Pastikan tersedia petugas keamanan atau security yang mumpuni di kawasan unit yang hendak Anda sewa. Berilah saran kepada pemilik agar lingkungan unitnya perlu memiliki petugas keamanan jika Anda tidak mendapati keamanan yang terjamin.

  • Tetangga

Sebagai makhluk sosial, Anda pasti tidak bisa berdiam diri terus di dalam rumah atau apartemen yang Anda sewa. Ada saatnya Anda memerlukan bantuan dari tetangga di sekitar rumah Anda. Memperhatikan keberadaan tetangga dan mencoba melihat sikap mereka menjadi pilihan yang bijak saat sedang melakukan viewing unit. Untuk melihat sikap tetangga, Anda bisa saja mencoba berjalan-jalan di daerah sekitar properti yang hendak Anda sewa untuk mengobrol bersama tetangga-tetangga yang rumahnya dekat dengan calon prioperti sewaan Anda. Dari kegiatan itu, setidaknya Anda bisa tahu sedikit mengenai sikap mereka.

Sebaiknya, Anda mencari tetangga yang ramah. Tetangga yang senang bergosip dan selalu ingin tahu masalah pribadi Anda lebih baik dihindari sebab akan membuat lingkungan tempat tinggal menjadi kurang nyaman. Anda sebaiknya mencari lokasi properti sewaan baru jika mendapati tetangga yang selalu ingin tahu masalah Anda saat sedang viewing rumah.

Keadaan rumah yang kondusif dan lingkungan yang aman akan membuat Anda betah tinggal di properti sewaan. Gunakan waktu viewing rumah dengan sebaiknya-baik dan perhatikan seluruh kondisi secara detail sebelum memutuskan akan menyewa properti itu atau tidak.

Sewa-menyewa saat ini memang sebuah usaha yang telah berkembang dan bertumbuh. Perkembangan kegiatan sewa-menyewa ini pada akhirnya menciptakan beragam jenis-jenis sewa properti itu sendiri. Bisa jadi karena aturan atau perjanjian, baik tertulis maupun lisan, jenis penyewaan ini akhirnya muncul ke permukaan dan menghiasi dunia usaha sewa-menyewa saat ini. Berikut beberapa jenis sewa properti yang harus Anda ketahui dan pikirkan sebelum memilih satu di antaranya.

  • Sewa Harian

Mirip dengan hotel, sewa harian umumnya lebih mahal. Karena pihak pemilik harus senantiasa melakukan maintenance hunian seperti pembersihan ruangan properti, harus ada managemen harian.

  • Sewa Tahunan dan Bulanan

Dengan sewa ini, landlord menawarkan jangka waktu dan biaya sewa tahunan atau bulanan. Masa sewa sendiri dimulai pada tanggal awal bulan atau tahun baru hingga berakhir di tanggal akhir bulan atau tahun.  Pada masa akhir sewa pun akan terjadi secara otomatis tanpa perlu pemberitahuan baik oleh pemilik atau penyewa karena telah ditentukan oleh penaggalan di kalender.

  • Sewa Periode Waktu

Jenis sewa selanjutnya ini dibedakan berdasarkan periode waktu. Dalam sewa ini, masa sewa akan berjalan secara fleksibel dalam waktu yang tidak ditentukan. Artinya masa sewa bisa jadi dari minggu ke minggu, bulan ke bulan atau tahun ke tahun. Sewa jenis ini Anda maupun pemilik sewa dapat memperpanjang jangka waktu sewa tanpa batas atau juga mengakhiri masa sewa tersebut pada waktu tertentu.

  • Sewa Atas Dasar Kemauan

Kegiatan sewa juga bisa berlangsung atas dasar kemauan atau kehendak pemilik sproperti atau penyewa tanpa adanya batasan waktu. Jenis sewa ini memang mirip dengan jenis sewa periode waktu. Namun bedanya, sewa atas dasar kemauan tidak dibatasi periode waktu minggu, bulan atau tahun. Artinya waktu yang berlaku pada sewa atas dasar kemauan ini lebih fleksibel daripada sewa periode waktu. Oleh karena itu, masa awal sewa bisa dimulai kapan saja dan juga diakhiri kapan saja tanpa harus menunggu akhir minggu, akhir bulan atau akhir tahun.

  • Sewa Karena Sebuah Toleransi

Terkahir, jenis sewa yang ada sekarang adalah sewa karena sebuah izin atau toleransi. Maksudnya adalah sewa ini terjadi karena adanya sebuah perjanjian di mana penyewa properti diijinkan untuk tinggal di properti setelah masa sewa telah berakhir, selama pemilik belum menuntut penyewa mengosongkan properti. Jenis sewa ini bisa terjadi karena beberapa faktor atau keadaan seperti dimana penyewa masih membutuhkan hunian namun tak mau memperpajang masa sewa resmi atau pemilik sewaan yang belum menemukan calon penyewa yang baru.

Dalam jenis sewa ini penyewa tetap harus membayar biaya sewa. Meskipun telah membayar masa sewa, namun dalam sewa ini penyewa hanya akan menghuni sementara karena adanya izin atau toleransi dari pemilik sewaan. Dalam masa berjalannya sewa jenis ini, apabila pemilik sewaan (landlord) kemudian memutuskan agar penyewa meninggalkan properti, maka pada rentang waktu itu pulalah penyewa harus pergi meninggalkan hunian.

Saat menyewa rumah, Anda pasti menginginkan harga yang relative terjangkau beserta hak dan kewajiban yang tidak memberatkan. Namun terkadang ada pemilik rumah yang telah terlebih dahulu menentukan harga dan ketentuan kontrak sewa (klausul) tanpa mengajak Anda sebagai penyewa untuk berunding terlebih dahulu. Jika yang terjadi demikian, maka Anda harus berani melakukan tawar menawar harga dan mempertimbangkan isi kontrak sewa tersebut.

Pasti ada suatu kondisi ketiak Anda mungkin merasa harga sewa rumah yang Anda inginkan tersebut terlalu tinggi. Namun di sisi lain, Anda sudah telanjur tertarik pada properti tersebut. Bisa juga ada sebuah kewajiban yang mengharuskan Anda mengganti setiap kerusakan yang bukan Anda sebabkan, misalnya genting bocor dan itu memberatkan bagi Anda. Semua itu harus Anda negosiasikan kepada penyewa rumah agar Anda tidak sepenuhnya dirugikan.

Dalam menegosiasikan isi kontrak tersebut, tidak semua orang sebagai penyewa dapat menyampaikan maksudnya dengan benar. Karena ketidakmampuan itu, bisa saja negosiasi dianggap sebagai bentuk protes sehingga sulit menemukan satu kesepakatan antara Anda dengan pemilik rumah. Bisa-bisa juga Anda harus rela kehilangan kesempatan untuk bisa menyewa properti yang Anda idamkan tersebut.

Coba Anda simak beberapa tips berikut ini yang akan berguna bagi Anda saat melakukan proses tawar menawar harga sewa dan isi kontrak rumah yang ingin Anda tinggali.

  • Berkata Apa Adanya

Penting bagi pemilik rumah untuk mengetahui pendapat calon penyewa terhadap hunian yang hendak disewakannya. Pada saat meninjau unit sewaan, sebagai calon penyewa, Anda seharusnya tidak berlebihan saat menyampaikan pujian terhadap properti tersebut. Namun, tidak seharusnya pula Anda menunjukkan ketidaksukaan yang berlebihan dan mengada-ada. Sampaikan dan ungkapkan secara jujur perasaan Anda terhadap kondisi properti tersebut.

Dengan bersikap dan berkata jujur, pemilik rumah akan dapat memahami kondisi properti miliknya. Jadi, pemilik rumah tidak akan memasang harga yang terlalu tinggi kepada Anda. Pemilik rumah pun akan senang hati bernegosiasi dan berunding dengan Anda saat membicarakan klausul dalam kontrak sewa karena Anda sudah bersikap menyenangkan.

  • Beri Penawaran Awal

Anda punya hak melakukan penawaran harga terhadap rumah yang hendak disewa. Namun sebagai penyewa, Anda pasti akan menemui momen saat Anda kebingungan menetapkan harga. Saat bingung itu, Anda tidak boleh terlalu memperlihatkannya. Ingat bahwa bila Anda tidak sepakat mengenai harganya, kontrak sewa itu tidak akan terjadi.

Terlebih dahulu, pikirkanlah penawaran awal yang akan Anda ajukan kepada pemilik rumah. Perhatikan anggaran yang Anda siapkan untuk kontrak tersebut. Pastikan penawaran yang Anda ajukan kepada pemilik sesuai dengan dana yang Anda siapkan. Anda juga bisa mengecek harga sewa di sekitar daerah tersebut untuk membantu memperkirakan penawaran awal yang tepat.

  • Efektifkan Penawaran

Proses selanjutnya setelah Anda mengajukan penawaran pastilah proses tawar menawar antara Anda sebagai calon penyewa dengan pemilik rumah. Bagaimanapun juga, pemilik rumah biasanya sudah memiliki harga tersendiri yang ingin disampaikan kepada Anda. Untuk itu, Anda harus pandai melakukan penawaran tanpa harus terlihat seperti sedang protes.

Sebelum tawar menawar harga sewa, sebaiknya Anda sudah menghitung kisaran harga yang bisa Anda bayarkan. Kisaran harga ini bisa menunjukkan patokan harga maksimal. Dengan demikian, proses tawar-menawar harga sewa rumah menjadi bisa lebih efektif.

  • Teliti Kondisi Rumah

Meneliti kondisi rumah tentu menjadi hal pertama yang Anda harus lakukan sebelum menegosiasikan klausul yang ada dalam kontrak sewa. Berilah klausul yang sesuai keadaan dan kondisi rumah. Sebagai contoh, Anda tidak mau menanggung kerusakan karena kondisi kusen kayu yang mulai lapuk karena dimakan rayap.

Jika Anda menyebutkan alasan dengan tepat sesuai dengan kondisi rumah sebenarnya, pemilik rumah pasti memahami maksudnya. Proses negosiasi juga akan mudah karena pemilik rumah tidak merasa Anda ingin mencari keuntungan semata dan membenarkan alasan Anda.

  • Pahami Pemilik Rumah

Baik Anda sebagai calon penyewa maupun pemilik rumah memiliki keinginan yang sama yaitu ingin dipahami atas permasalahan masing-masing. Biasanya masalah pada masing-masing pihak tersebut yang membuat keduanya bersikeras terhadap harga dan klausul kontrak sewa.

Dalam posisi ini, Anda seharusnya lebih bersedia untuk memahami keadaan pemilik rumah. Anda juga bisa membantu berusaha mencari pemecahan masalahnya. Tentu tanpa harus mengorbankan hak Anda sebagai penyewa. Jika bisa melakukan hal ini, Anda bukan hanya bisa mendapatkan kontrak sewa yang sesuai. Hubungan baik antara Anda dengan pemilik rumah juga akan terjalin dan ini tentu akan saling menguntungkan.

  • Sampaikan dengan Sopan

Selain memahami masalahnya, Anda pun juga harus memperhatikan bagaimana Anda berbicara dengan pemilik rumah. Anda tentu tidak suka jika seseorang berbicara kepada Anda dengan nada keras dan mengintimidasi. Pahamilah bahwa orang lain pun termasuk pemilik rumah tersebut juga tidak suka jika Anda bertindak demikian kepadanya. Pemilik rumah pun mengharapkan Anda berbicara baik-baik saat proses negosiasi.

Bersikap dan berbicara sopan akan membuat proses negosiasi menjadi lebih mudah. Berkata-katalah dengan tenang dan jelas agar pemilik rumah tidak merasa terintimidasi. Sikap sopan dan santun Anda akan membuat pemilik rumah senang kepada Anda dan lebih mudah bersepakat dalam negosiasi harga dan klausul.

Sangat penting bagi Anda untuk teliti saat membuat kontrak sewa dengan pemilik rumah. Pastikan hal-hal di bawah ini tidak terlewat dalam perjanjian tertulis yang Anda dan pemilik rumah buat.

  • Identitas Kedua Belah Pihak

Hal pertama yang harus Anda pastikan adalah data diri dari Anda sebagai penyewa maupun pemilik rumah tertulis dengan benar. Kesalahan penulisan identitas akan menimbulkan masalah di kemudian hari dan gugatan tidak dapat dilayangkan jika terjadi pelanggaran dalam kontrak sewa.

Nama lengkap, usia, pekerjaan, dan nomor KTP merupakan isi yang harus ada tertera kontrak sewa. Pihak pertama diisi dengan identitas pemilik rumah. Sedangkan pihak kedua adalah Anda sebagai penyewa rumah.

  • Harga dan Masa Sewa

Poin ini juga tak kalah penting dan menjadi hal utama dalam sebuah kontrak sewa. Pastikan harga dan masa sewa tercantum dengan jelas di surat kontrak untuk menghindari pengusiran secara sepihak oleh pemilik rumah. Pastikan juga dalam kontrak tersebut telah tercantum cara dan metode pembayaran rumah yang Anda sewa. Cara pembayaran biasanya bisa dipilih tiap bulan atau tahunan.

Cantumkan juga dengan jelas dan tepat waktu Anda mulai menempati rumah dan kapan waktu sewa akan berakhir. Apabila tidak tercantum, hak Anda sebagai penyewa bisa terganggu. Pemilik rumah bisa saja menaikkan harga sewa ataupun mengusir Anda dari rumahnya karena waktu sewa tidak tercantum. Pastikan juga ada perjanjian pengembalian uang deposit setelah Anda menyelesaikan sewa.

  • Pembayaran Tagihan

Hal ini sering dianggap sepele bahkan sering luput dari penyewa saat hendak menempati rumah. Padahal kesepakatan pembayaran tagihan tidak boleh terlewat dalam kontrak sewa dengan pemilik rumah.

Tentukan apakah harga sewa yang disepakati sudah termasuk pembayaran tagihan listrik, air, telepon, hingga televisi satelit atau belum. Jika sudah, itu harus tertulis dalam perjanjian sewa. Jika belum, pembayaran tagihan juga harus ada dalam kontrak sebagai kewajiban penyewa.

  • Perawatan Rumah

Anda harus memastikan perawatan apa saja yang bisa dilakukan terhadap rumah yang Anda sewa. Jika tidak, pemilik rumah bisa mengajukan protes saat masa sewa berakhir karena menganggap Anda lalai merawat rumah.

Harus ada detail yang jelas mengenai perawatan apa saja yang harus Anda lakukan selama menyewa dalam perjanjian sewa. Termasuk hal-hal kecil seperti boleh atau tidak memaku tembok rumah untuk menggantung lukisan, boleh atau tidak mengecat dinding. Hal kecil tersebut harus diperhatikan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

  • Pencantuman Sanksi

Setelah menentukan hak dan kewajiban sebagai penyewa, Anda dan pemilik rumah harus menentukan sanksi apa saja yang dapat diberikan jika terjadi pelanggaran pada poin-poin kontrak sewa. Sanksi tersebut harus menyasar kepada dua pihak, baik Anda maupun pemilik rumah.

Jangan sampai terjadi situasi yang tidak seimbang. Situasi tidak seimbang itu ketika Anda akan mendapat banyak sanksi jika tidak memenuhi kewajiban sebagai penyewa. Namun di lain sisi, pemilik rumah tidak mendapat sanksi apapun saat tidak memenuhi hak-hak Anda.

Jangan sampai Anda terlewat tenggat waktu pembayaran yang dibayar per bulan atau per tahunnya. Jika Anda telat membayar, mungkin saja dikenakan denda.

  • Deposit

Beberapa rumah ada yang mengharuskan penyewa untuk meninggalkan sejumlah uang sebagai biaya deposit yang dibayar di awal.

Deposit ini berfungsi sebagai jaminan bila sewaktu-waktu penyewa merusak rumah atau perkakas di dalamnya.

Karena bersifat jaminan, maka uang deposit akan dikembalikan pada Anda pada akhir masa sewa. Rundingkan sejak awal ketentuan dan jumlah deposit dan yang harus dibayarkan.

  • Inventori

Sebelum ditempati, disarankan untuk memotret kondisi interior rumah. Misalnya gambaran kondisi dinding atau lantai yang sebelumnya halus dan bersih. Apabila selesai masa sewa ditemukan noda atau retakan pada dinding atau lantai tersebut, maka pihak penyewa bisa dikenakan biaya perbaikan. Hal ini juga harus dijelaskan dalam kontrak.

  • Tanda Tangan dan Meterai

Jika semua ketentuan dalam kontrak sewa telah ditetapkan dan kedua pihak paham dan setuju, Anda dapat segera menandatangani perjanjian tersebut. Jangan lupa untuk menempelkan materai sebelum ditandatangani agar perjanjian sah secara hukum.

Pemilik rumah juga ikut tanda tangan di atas meterai surat kontrak sewa tersebut sebagai pihak kedua. Kedua pihak kemudian harus menyimpan salinan dari surat kesepakatan.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, status penyewa Anda lebih terjamin. Pemilik rumah pun tidak bisa semena-mena terhadap hak Anda. Ini karena pemilik rumah dapat diberi sanksi dan digugat secara hukum jika melanggar kontrak sewa.

Pindah rumah pasti memerlukan biaya yang tidak sedikit dan proses yang panjang. Bahkan, biaya-biaya mendadak mungkin akan muncul untuk pindah rumah, seperti membeli box untuk mengemas barang-barang yang akan dibawa. Bagi yang sudah pernah pindah rumah, mungkin sudah memiliki gambaran. Tapi tetap saja ada kerepotan mengatur rencana pindahan rumah.

Inilah beberapa tips hemat pindah rumah untuk menghemat waktu dan biaya.

  • Rencanakan dengan baik

Tentukan apa saja yang harus dibawa untuk pindah rumah dengan baik agar Anda bisa mengidentifikasi biaya apa saja yang perlu dikeluarkan dan biaya apa saja yang bisa dihemat. Hal ini tentu akan membantu Anda mengalokasikan uang secara bijak. Diskusikan untuk mematangkan rencana pindahan ini bersama orang terdekat. Bila sudah mengetahui jadwal tanggal kepindahan, mulailah mencicil pengemasan barang-barang.

  • Membeli kotak kemasan bekas

Untuk mengemas barang tentu akan membutuhkan banyak kotak kemasan dalam bermacam ukuran. Cari kardus ke warung untuk mendapatkan harga murah bahkan gratis. Gunakan handuk, selimut, dan koran bekas untuk melindungi barang pecah-belah saat pindah rumah.

  • Minta bantuan teman dan saudara

Dibandingkan Anda harus membayar jasa profesional dan menguras kantong, lebih baik minta bantuan orang terdekat untuk membantu mengemas barang-barang. Tentu Anda harus menghargai jasa mereka namun tidak akan semahal jasa profesional kan.

  • Jual barang yang sudah jarang terpakai

Iklankan barang bekas yang tidak terpakai di situs jual beli online. Sehingga bila barang bekas ini laku, Anda bisa mendapatkan uang tambahan. Bisa juga berikan barang-barang bekas, ke teman-teman atau kerabat dekat Anda. Lakukan penjualan barang bekas ini setidaknya 3-4 bulan sebelum kepindahan untuk menghemat tempat.

  • Buat daftar barang bawaan

Prioritaskan barang-barang penting untuk dikemas lebih dahulu. Jika perlu beri label dalam setiap kotak untuk memudahkan Anda saat membongkar dan menyusunnya kembali di tempat tinggal baru Anda. Misalnya, label berdasarkan jenis ruangan, seperti Kamar Tidur 1, Kamar Tidur 2, Ruang Keluarga, Ruang Makan, Dapur, dan lain-lain. Tulis barang bawaan yang termasuk ke dalam kotak dengan label tersebut. Saat Anda membongkar kembali di rumah baru, Anda bisa memeriksa apabila ada yang kurang. Daftar barang bawaan ini juga akan menjadi jenis kendaraan pengangkut yang dibutuhkan.

Sebagai penyewa, inilah hak dan kewajiban dasar yang Anda miliki. Pastikan agar hak dan kewajiban ini tercantum dalam kontrak sewa.

  • Hak

Ada dua hak dasar Anda sebagai penyewa Pertama, Anda berhak menerima unit properti yang telah disepakati. Jadi dalam kontrak sewa harus tercantum berapa lama Anda berhak memakai properti tersebut. Jangka waktu tersebut tentu tergantung pada kesepakatan. Selama Anda memakai hunian tersebut, pemilik properti tidak diperkenankan mengusir Anda atau menjual unit sewaan karena Anda masih memiliki hak tinggal dan memakai properti tersebut.

Hak kedua adalah mendapatkan kenyamanan, ketenteraman, dan keamanan selama menempati properti. Kewajiban dari pemilik unit rumah ini bahkan tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 1550 poin ketiga. Poin ketiga tersebut menyatakan bahwa, “Memberikan hak kepada penyewa untuk menikmati barang yang disewakan dengan tenteram selama berlangsungnya sewa.”

Kenyamanan yang bisa Anda peroleh adalah kondisi properti yang baik. Anda berhak melayangkan keberatan kepada pemilik jika menemukan kerusakan-kerusakan unit sewa tersebut sebelum masa sewa berlaku. Hal ini agar kenyamanan Anda tidak terganggu selama menempati unit tersebut.

Anda juga berhak mendapatkan rasa aman dan ketentraman selama menempati unit sewa. Intimidasi dari pemilik dapat Anda tuntut secara hukum sebab perilaku tersebut dianggap telah menganggu ketenteraman dan rasa aman Anda sebagai penyewa properti.

  • Kewajiban

Selain hak, Anda tentu juga memiliki kewajiban saat menyewa properti. Kewajiban-kewajiban inilah yang menjadi hak penyewa bagi Anda. Tanpa melaksanakan kewajiban, Anda juga tidak bisa menuntut hak-hak Anda.

Kewajiban utama Anda adalah membayar sewa secara tepat waktu dan sesuai perjanjian. Anda tidak bisa menggunakan unit sewa dan mendapatkan kenyamanan jika Anda tidak melakukan pembayaran sesuai jumlah dan waktu yang telah disepakati.

Kewajiban lain dari penyewa adalah menggunakan properti sewa sesuai dengan peruntukannya. Anda tidak diperkenankan mengubah fungsi unit tersebut. Contohnya Anda menjadikan rumah tinggal sebagai toko. Hal ini juga sudah termasuk dalam kontrak sewa.

Menjaga keadaan properti agar tetap baik dan bersih juga menjadi tanggung jawab Anda. Setiap kerusakan yang terjadi saat Anda tinggal di rumah sewa tersebut menjadi tanggungan Anda. Penyewa wajib dan harus mengembalikan properti seperti sedia kala kepada pemilik saat masa sewa telah berakhir.

Kewajiban terakhir yang harus Anda penuhi sebagai penyewa adalah membayar tagihan-tagihan yang timbul dari aktivitas Anda selama menempati unit tersebut. Biaya dari penggunaan air, listrik, hingga telepon tidak dapat Anda limpahkan kepada pemilik karena pembayaran tagihan tersebut merupakan kewajiban penyewa.

Sebagai penyewa, Anda harus memahami betul hak dan kewajiban agar Anda terhindar dari rasa curiga ataupun masalah di kemudian hari. Maka dari itu, pastikan hak dan kewajiban Anda tertuang dengan jelas dalam surat kontrak sewa.

Tidak jarang terjadi kasus pemilik properti yang merasa masih berkuasa penuh atas unit yang disewakannya kepada Anda. Pemilik merasa bebas berkunjung ke tempat yang ia sewakan kapan saja tanpa peduli waktu. Tingkah pemilik rumah bisa seperti bos yang menganggap Anda hanya tamu atau penjaga rumah. Padahal Anda menyewa properti tersebut dengan segala hak dan kewajibannya yang tertuang jelas dalam surat kontrak.

Ada pula pemilik sewa yang seenaknya meminta bayaran sewa tambahan untuk beberapa jangka waktu ke depan saat kontrak Anda belum selesai. Kasus yang lebih parah dan tak kalah menyebalkannya jika pemilik sewa memutuskan menjual unit propertinya yang Anda tempati sebelum masa sewa Anda habis. Itu sama dengan dia telah mengusir Anda.

Tingkah-tingkah menyebalkan pemilik tersebut tidak seharusnya Anda terima. Untuk itu Anda harus melakukan hal-hal berikut ini:

  • Berdialog

Mungkin saja pemilik sewa tidak menyadari bahwa tingkah lakunya kerap membuat Anda terganggu. Bisa saja ia merasa tindakannya sah dan tidak merusak kenyamanan Anda. Maka ada baiknya, Anda mengajak pemilik sewa berbicara.

Sampaikan keluhan Anda terhadap tingkahnya. Anda bisa melayangkan protes atas sikapnya yang menganggu itu dengan bahasa yang sopan agar tidak terjadi kesalahpahaman.

  • Ingatkan tentang Kontrak

Jika dengan berdialog tidak membuahkan hasil, sebaiknya Anda mengingatkannya mengenai perjanjian sewa yang telah ditandatangani. Hal ini bisa Anda lakukan jika dengan berdialog, pemilik rumah justru menyanggahnya dan tetap merasa benar.

Paparkanlah mengenai hak-hak yang seharusnya Anda dapatkan selama menyewa properti darinya. Tekankan pula bahwa Anda juga layak mendapatkan hak-hak tersebut karena kewajiban Anda sebagai penyewa telah terpenuhi. Ingatkan juga bahwa surat kontrak tersebut bernilai hukum.

  • Tuntut Sesuai Perjanjian

Langkah ini menjadi jalan terakhir jika kedua cara di atas gagal dilakukan dan pemilik rumah tetap melakukan hal-hal yang mengganggu hak Anda. Tindakan ini juga bisa Anda lakukan kepada pemilik rumah yang sampai nekat mengusir Anda dengan alasan apapun dalam jangka masa sewa yang masih berlaku. Tentunya gugatan yang Anda sampaikan masuk ke ranah perdata.

Sikap menyebalkan dari pemilik sewa tentunya menganggu hak-hak Anda sebagai penyewa. Padahal menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) Pasal 1550, ada beberapa kewajiban pemilik tempat yang harus diberikan kepada penyewa, yaitu sebagai berikut.

  • Menyerahkan barang yang disewakan kepada penyewa.
  • Memelihara barang itu sedemikian rupa sehingga dapat dipakai untuk dipakai keperluan yang dimaksud.
  • Memberikan hak kepada penyewa untuk menikmati barang yang disewakan itu dengan tenteram selama berlangsungnya sewa.

Dari ketiga ayat Pasal 1550 KUHPer tersebut, sikap menyebalkan dari pemilik sewa termasuk dalam pelanggaran yaitu mengganggu kenteteraman yang harusnya ia ciptakan selama Anda menyewa propertinya. Anda dapat melayangkan gugatan untuk kondisi tersebut.

Memang akan lebih baik jika semua dapat diselesaikan secara dialog dan kekeluargaan. Namun menggugat juga bisa menjadi jalan keluar. Jika pada akhirnya Anda tetap tidak bisa berhubungan baik dengan pemilik sewa, lebih baik mencari unit baru setelah masa sewa Anda terhadap properti tersebut berakhir.

Setelah Anda selesai migrasi ke hunian baru, tentunya Anda mengharapkan suasana layaknya rumah tempat tinggal yang nyaman di setiap sisi ruangan. Oleh karenanya, Anda mungkin perlu mendekorasi ruangan.

Perlu di ketahui beberapa hunian sewa bisa memberlakukan larangan dekorasi secara tegas.

Salah satu contoh dekorasi sederhana ialah menambahkan tanaman di dalam pot di sudut ruangan. Pilihlah tanaman dengan wewangian aromatherapi ataupun penyegar udara. Anda juga bisa menanam bunga berbagai warna agar terlihat lebih indah.

Selain itu, Anda juga bisa menambahkan karpet pada ruang tamu atau ruang keluarga untuk memberi tampilan berbeda pada ruangan. Meski begitu, Anda tidak perlu membeli karpet yang terlalu mahal, kecuali memiliki desain dan ukuran yang serbaguna untuk beragam desain interior.

Karena bisa jadi Anda akan memindahkannya di rumah sewa selanjutnya. Pilihan lainnya ialah dengan mengubah tatanan perabot. Ini bisa Anda lakukan jika Anda tidak cocok dengan peletakan perabot semula. Namun ada juga rumah sewa yang tanpa perabot satupun. Ini memberi kesempatan Anda untuk mengaturnya sesuai selera.

Untuk memberikan kesan baru, Anda juga bisa melakukan pengecatan ulang. Tentu saja ini harus sesuai dengan persetujuan yang telah disepakati dengan pemilik rumah. Anda bisa memilih cat berwarna cerah atau memadukan warna agar tampilan rumah menjadi lebih modern dan dinamis. Perbedaan cat interior dan eksterior juga bisa membuat rumah terlihat semakin indah.

Anda pun juga bisa memfungsikan ruangan yang berbeda. Misalnya saja ruang tidur untuk ruang kerja atau memfungsikan ruang tidur untuk ruang bermain anak. Hal ini bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda dan berapa banyak orang yang tinggal di rumah tersebut. Mengalih fungsikan ruangan bisa Anda lakukan dengan memperhatikan tata letaknya.

Semua dekorasi yang Anda lakukan harus sesuai dengan surat kontrak. Ada pemilik rumah yang dengan senang hati mengizinkan rumahnya didekorasi. Namun ada juga pemilik rumah yang melarang hal tersebut karena berbagai alasan. Biaya untuk mendekorasi juga menjadi tanggung jawab Anda sebagai penyewa. Anda pun harus mengembalikan rumah sewa tersebut seperti semula saat masa sewa berakhir karena hal tersebut diatur dalam perjanjian.

Jika Anda belum memiliki rumah sendiri, memang ada banyak pilihan untuk sewa hunian di Palembang. Anda bisa menyewa apartemen, kontrakan, maupun indekos dan rumah tapak. Semua pilihan bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan yang ingin Anda penuhi dalam waktu dekat. Namun panjangnya jangka sewa juga menjadi pertimbangan khusus untuk memilih sewa bulanan atau tahunan.

Anda tak perlu bingung, pilih saja hunian yang aman dan nyaman sekaligus sesuai dengan budget yang sudah Anda siapkan jauh-jauh hari. Jangan memilih hunian yang memiliki harga melejit sehingga Anda menghabiskan seluruh budget tersebut. Selamat memilih hunian Anda!